IBC, TERNATE – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara, kembali mengungkapkan hasil temuan razia operasi Pekat I 2019.

Hal ini disampaikan langsung Kabid Humas Polda Malut AKBP Hendri Badar didampingi Kaur Mintu Subbag Renmin Bid Humas Polda Maluku Utara, bertempat di Ruang Konferensi Pers Bid Humas Polda Maluku Utara, Jalan Kapitan Pattimuara no 9 Kalumpang, Ternate pada Senin (12/8/2019) kemarin.

Hendri Badar kepada awak media mengatakan pihaknya telah melaksanakan operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan tentang Pemberantasan Penyakit Masyarakat.

“Polda Malut telah membrantas peredaran minuman keras, narkoba, perjudian, praktek prostitusi dan pencurian dengan sandi “PEKAT KIERAHA I 2019” yang mengedepankan penegakkan hukum dan didukung dengan kegiatan Fungsi kepolisian lainnya,” ujar Hendri.

Lanjutnya, hal ini scebagai upaya menciptakan dan memelihara situasi kamtibmas. menjelang hari raya Idul Adha 1440 H dan Perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke-74 Tahun 2019 di Ternate. Operasi Pekat Kieraha I 2019, dilaksanakan terhitung mulai tanggal 30 Juli s/d 10 Agustus 2019.

“Sebanyak 110 Tempat telah dilaksanakan pemeriksaan dalam Operasi Pekat Kieraha I Tahun 2019 Polda Maluku Utara dengan jumlah 158 orang telah diamankan,” tambahnya.

Hendri juga mengungkapkan ada ribuan miras yang berhasil diamankan saat operasi tersebut.

“Ada 3.424 kantong plastik cap tikus, 164 botol sedang cap tikus, 30 botol besar cap tikus, 829 liter cap tikus, 19 botol bir, 38 kaleng bir, 29 botol bir hitam, 4 botol sedang ciu, dan 6 kantong plastik ciu, 70 liter ciu serta, 3.070 liter saguer,” ungkapnya.

Sejumlah kasus yang ditangani Polda Malut saat melakukan operasi pekat, juga dipaparkannya.

“Ada 2 kasus narkoba, 5 kasus judi, Polda Malut 1 kasus, Polres Ternate 2 kasus, Polres Kep. Sula 1 kasus, Polres Halut 1 kasus,” paparnya.

Tidak hanya itu Hendri juga menambahkan ada kasus prostitusi dan kasus minuman keras yang ditangani Polda Malut.

“Ada 21 kasus prostitusi, di Polda Malut 8 kasus, Polres Ternate 2 kasus, Polres Kep. Sula 3 kasus, Polres Halut 2 kasus, Polres Halteng 4 kasus, dan Polres Morotai 2 kasus. Sementara untuk 54 kasus miras, di Polda Malut 7 kasus, Polres Ternate 5 kasus, Polres Kep. Sula 4 kasus, Polres Halut 7 kasus, Polres Halteng 9 kasus, Polres Morotai 5 kasus, Polres Haltim 8 kasus, Polres Halsel 9 kasus,” tutup Hendri.

Editor : YES