IBC, BENER MERIAH – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke 74, sejumlah pemuda dari beberapa desa di Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Propinsi Aceh, mengibarkan bendera merah putih ukuran raksasa di kawasan gunung Burni Telong, Sabtu (17/8/2019).

Ketua Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Bener Meriah, Radinal Sagita menuturkan, bendera yang dikibarkan ditiang setinggi 25 meter tersebut, berukuran besar yakni 17×8 meter.

“Pemilihan lokasi di Puncak Burni Telong adalah sebagai pesan kepada segenap bangsa ini. Bahwa nilai nasionalisme terpatri disanubari anak bangsa. Dari Burni Telong untuk Indonesia,” sebut Enal, sapaan akrabnya.

Enal mengatakan sebanyak 70 orang pemuda terdiri dari perwakilan dari Desa Panji Mulia Satu, Panji Mulia Dua, Pondok Gajah, Isak Busur, Simpang Tiga dan Pondok Baru. Kemduian, turut serta anggota Koramil 11/WPS Kodim 0106/AT-BM.

“Sebelum melakukan pengibaran bendera dalam sebuah upacara, terlebih dahulu dilaukan pelipatan bendera pada Jumat (16/8/2819) sore, di titik terdekat sebelum mendaki menuju puncak Burni Telong. Dimana, hadir Plt Bupati Bener Meriah, Syarkawi.” katanya.

Beberapa pemuda memanjat tiang setinggi 25 meter untyk mengibarkan bendera raksasa berukuran 8×17 meter di Puncak Burni Telong, Sabtu (17/8/2019). Foto : Iqbal/Indonesia Berita

Kemudian, lanjut Enal rombongan bergerak mendaki Puncak Burni Telong, berjalan kaki sejauh 700 meter.

“Kami bermalam di puncak, mendirikan kemah. Bersiap untuk gelar upacara pada pukul 09.15 Wib, Sabtu pagi,” urai Enal.

Selanjutnya Enal menambahkan gerakan moral dengan menggelar upacara di Puncak Burni Telong ini bisa menginspirasi generasi muda.

“Kami berharap, gerakan moral dengan menggelar upacara di Puncak Burni Telong ini bisa menginspirasi generasi muda. Untuk terus memupuk semangat nasionalisme, kesetiakawanan sosial dan merajut Aceh damai,” tambahnya.

Dilaporkan, usai upacara pengibaran bendera. Seluruh anggota rombangan bergerak turun dari puncal Burni Telong, menunu lokasi desa terdekat.

Penulis : Iqbal

Editor : MAS