IBC, MOROTAI – Diduga melakukan bisnis jual beli Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal kelompok kerja (Pokja) Staf khusus Bupati Pulau Morotai, Zulham menuai kritik.

Dikatakan Fajir Ketua Pemerhati Rakyat, Fajir mengatakan, sebagai pejabat publik harus lebih intens dan fokus untuk melaksanakan program pembangunan di Kabupaten Pulau Morotai.

“Harusnya Pokja staf khusus Bupati Pulau Morotai sudah seharusnya lebih intens dalam menjalankan tugas jabatan karena Morotai saat ini menjalankan berbagai program pembangunan,”ujar Fajri kepada Indonesia Berita di kediamannya, Senin (19/8/2019).

Lebih lanjut, Fajri mengatakan jabatan itu adalah sebuah amanah yang harus dijaga dengan sebaik-sebaiknya, bukan melakukan aktivitas bisnis BBM ilegal.

“Boleh-boleh saja jika di luar dari pekerjaan jabatan ada pekerjaan sampingan asalkan itu tidak bersifat ilegal,” sesalnya.

Fajri menyebutkan, pihaknya akan akan melakukan konsolidasi besar-besaran untuk melakukan demonstrasi terkait permasalahan tersebut.

“Kami dalam beberapa waktu dekat akan melakukan konslidasi besar-besaran untuk turun jalan guna mempertanyakan soal ini, karena telah merugikan masyarakat,” cetusnya.

Sementara itu, Zulham yang coba dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak memberikan tanggapan hingga berita ini ditayangkan.

Penulis: Gamal

Editor : YES