IBC, TOLITOLI – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat IV (Diklat PIM IV) lingkup pemda setempat.

Terpantau, sebanyak 30 orang Pejabat Pengawas setingkat Eselon IV di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli mengikuti Diklat yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tolitoli Hi. Abdul Rahman Hi. Budding pada Senin (19/8/2019) di Aula Wisma Daerah Balre Tau Dako Lipu Tolitoli.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BPSDM Daerah Propinsi Sulawesi Tengah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala BKPSDM Kabupaten Tolitoli Usman Taba, para pimpinan perangkat daerah dan sejumlah undangan lainnya.

Kepala Bidang Diklat BKPSDM Kabupaten Tolitoli, Aksal menyampaikan, bahwa melalui Diklat ini para peserta diharapkan dapat membangun karakter, sikap, perilaku serta integritas sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Peserta juga diharapkan memiliki kemampuan untuk menunjang tinggi etika publik, taat pada nilai-nilai norma, moralitas dan bertanggung jawab dalam memimpin unit kerjanya, membuat perencanaan pelaksanaan kegiatan dan melakukan kolaborasi secara internal dan eksternal,” katanya.

Hal sensasi disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi  Sulawesi Tengah Novalina mengatakan, Diklat PIM ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang mampu melayani, bukan pemimpin yang dilayani sehingga terdapat beberapa perubahan yang cukup signifikan dalam pola penyelenggaraannya dibandingkan dengan pelatihan sebelumnya. Menurutnya, peserta diarahkan tidak hanya memiliki kompetensi kepemimpinan operasional tetapi juga kompetensi kepemimpinan perubahan.

Sementara itu Wakil Bupati Tolitoli Hi. Abdul Rahman Hi. Budding saat membuka kegiatan mengatakan, Pejabat Pengawas setingkat Eselon IV yang memiliki kompetensi kepemimpinan sangat diperlukan dalam upaya mendukung tugas yang terkait dengan posisinya di pemerintahan dalam rangka pembangunan dan pengabdiannya kepada masyarakat secara berkelanjutan. Tugas pemerintah menurut Wakil Bupati adalah melayani kepentingan masyarakat dengan tingkat daya kerja yang lebih efisien dan efektif dari waktu ke waktu.

Kepada seluruh peserta, Wabup berharap agar mengikuti pendidikan dan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. “Mengikuti Diklat bukan hanya dijadikan prasyarat  menduduki jabatan saja, namun dijadikan sarana untuk membentuk mentalitas kepemimpinan yang inovatif dan berwawasan kedepan,” pungkasnya.

Penulis: Alam

Editor: MAS