IBC, MERANTI – Pemerintah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Sekretaris Camat (Sekcam) Maswami mengimbau kepada seluruh Calon Kepala Desa (Cakades), yang ikut dalam pemilihan Kepala Desa, di Desa Tenggayun Raya, untuk senantiasa menjaga kondusifitas dan kelancaran tahapan pelaksanaan pilkades.

Hal itu disampaikannya pada acara pemaparan Visi dan Misi Calon Kepala Desa serentak di Desa Tenggayun Raya periode 2019/2025 yang akan digelar pada 26 Agustus mendatang.

Masmawi juga mengingatkan semua calon dan tim pemenangannya menghormati meknisme dan tahapan yang dijalankan.

“Semua calon adalah putra terbaik desa ini, dan mereka juga adalah orang-orang yang sangat cinta dengan Desa Tenggayun Raya, untuk itu mari kita bersama-sama menyukseskan proses pemilihan Kepala Desa Tenggayun Raya ini, yaitu memulainya dengan menyukseskan tahapan demi tahapan proses yang dilalui,” pesannya.

Menurut Masnawi dengan suksesnya tahapan pemilihan Kepala Desa ini berarti sudah menampakkan kesuksesan dalam berdemokrasi, dan menjadi penunjang pembangunan kedepannya nanti.

“Kesuksesan Pemilihan Kepala Desa berarti kesuksesan masyarakat desa ini dalam berdemokrasi. Hal ini akan menjadi penujang perkembangan Desa kedepan nanti, karena dengan demokrasi yang sehat kita akan melahirkan pemimpin yang berkualitas. Dan hanya dengan pemimpin yang berkualitas yang dapat membawa Desa ini lebih baik kedepannya, yaitu dengan mewujudkan desa menjadi Desa mandiri dengan menggali potensi-potensi Desa yang ada,” ujarnya dalam sambutan.

Harapan serupa juga diungkapkan Pj Kepala Desa Tenggayu Raya, Ahmadi kepada Indonesia Berita. Ia mengatakan, bahwa Desa Tenggayun Raya memiliki sebuah potensi terpendam yang harus diangkat dan dikembangkan. Tenggayun Raya memiliki sebuah potensi alam yang tak ternilai harganya yaitu Baran Layah Agro wisata.

“Untuk mengangkat dan mengorbitkan potensi alam yang ada di desa ini, kita sangat membutuhkan kebersamaan, maka dari itu diharapkan dengan adanya pemilihan Kepala Desa ini, akan menjadikan awal kebersamaan kita dalam mengangkat potensi desa, bukan awalnya suatu perbedaan yang akan membuahkan perpecahan,” ungkap Ahmadi.

Lebih jauh Ahmadi mengharapkan kepada jajaran Pemdes setempat dan lembaga desa agar memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat, bahwa sesungguhnya Pilkades merupakan momentum berharga yang dinantikan.

“Pilkades adalah gambaran demokrasi nyata bagi kita, untuk itu mari kita manfaatkan momentum ini sebagai pembelajaran berharga. Perbedaan pilihan itu biasa, sebatas tidak melahirkan pergesekan yang pada akhirnya menimbulkan instabilitas sekaligus bisa mengganggu proses pelaksanaan Pilkades,” jelasnya.

Dikatakan oleh Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa, Pilkades ini merupakan kali yang keduanya setelah pemekaran, dan pilkades kali ini diikuti oleh empat (4) calon kepala desa, antara lain, Jamaludin dengan nomor urut 1, Lukman nomor urut 2, Haiwar nomor urut 3 dan Sugianto nomor urut 4. Adapun anggaran yang digunakan diambil dari anggaran Alokasi Dana Desa, dan akan dilakukan pemilihan di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Penulis : Noeradi

Efitor : MAS