IBC, PELALAWAN – Setelah melakukan rangkaian proses penyusunan Analisa Jabatan dan Analisa Beban Kerja (Anjab ABK) yang dimulai dengan pendampingan dari Tim BKN Regional XII Pekanbaru pada bulan Februari lalu, selanjutnya disusun Evaluasi Jabatan (Evajab) hingga pembahasan pra validasi pada bulan Juli lalu, di Kemenpan RB, Rabu (21/8/2019) siang.

Dokumen Evajab Kabupaten Pelalawan dinyatakan valid oleh Kemenpan RB melalui Asdep V Bidkes SDM aparatur Kemenpan, Karmaji.

Setelah dilakukan pemarafan dokumen oleh Sekda Kabupaten Pelalawan, Tengku Mukhlis yang kemudian diserahkan secara resmi kepada Karmaji, untuk selanjutnya akan ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Dalam kesempatan itu, Asdep V Kemenpan RB RI menyampaikan, bahwa penyelesaian dan implementasi Anjab ABK dari Dokumen Evaluasi Jabatan tersebut harus sudah dapat diterapkan paling lambat 1 (satu) tahun setelah Dokumen Evajab diterima dan menjadi dasar dalam perhitungan Tunjangan Kinerja Pegawai atau biasa disebut juga dengan istilah TPP nantinya.

Sekda Pelalawan, T. Mukhlis selaku Penanggung Jawab Tim Anjab ABK Kabupaten Pelalawan menginginkan juga hal demikian dapat diselesaikan dan diterapkan secepatnya agar proses pembayaran TPP yang diberikan kepada Pegawai Kabupaten Pelalawan sudah sesuai dengan ketentuan dan mempunyai dasar yang jelas, yang mana selama ini Korsubgah KPK juga terus mendorong untuk diselesaikannya Evajab yang dimaksud.

“Alhamdulillah Evaluasi Jabatan Anjab ABK Kabupaten Pelalawan sudah disahkan, yang nantinya tidak hanya untuk keperluan perhitungan TPP Pegawai saja tetapi juga untuk bahan acuan perencanaan, perekrutan PNS, mutasi dan sebagainya terkait SDM Aparatur Kabupaten Pelalawan dan ini akan kita implementasikan secepatnya,” terang Mukhlis.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Pelalawan Syafrizal melalui Kasubbag Kelembagaan dan Tatalaksana, Ferry Admiral selaku Bagian yang menjadi leading sector dan koordinator penyusunan Anjab ABK tersebut, akan menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Sekda Pelalawan agar penyelesaian hingga implementasi yang dimaksud dapat terealisasi sesuai target.

“Kita menunggu SK Menteri PAB RB RI turun setelah validasi oleh Pak Sekda tadi siang untuk selanjutnya dibuatkan SK Bupati. Sembari itu secara paralel kita mempersiapkan hal- hal yang terkait agar target waktu yang ditetapkan dapat terpenuhi serta juga akan memberikan informasi dan penjelasan lebih lanjut kepada Tim Kabupaten dan OPD-OPD,” jelas Ferry dalam keterangan tertulisnya yang diterima Biro Indonesia Berita melalui Kominfo Kabupaten Pelalawan, Kamis (22/8/2019).

Penulis : Faisal
Editor : MAS