Bupati Aceh Timur Turun Jadi Sopir Traktor

Bupati Aceh Timur mengatakan bangga bisa jadi petani.

IBC, ACEH TIMUR – Dengan mengunakan alat traktor pembajak sawah (Moto Mu’u), Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib membajak sawah.

Bersama asisten 2 Usman A Rachman serta petani setempat melihat langsung orang nomor satu di Aceh Timur membajak sawah masyarakat yang berada di Desa Seunuebok Tengoeh Kecamatan Darul Ihsan Aceh Timur panjangnya kurang lebih 3200 meter meter, Kamis (22/8/2019).

Saat di wawancarai para awak media Bupati Aceh Timur mengatakan bangga bisa jadi petani.

“Saya bangga jadi petani. Karena kalau di luar negeri saja orang yang hebat itu bekerja selaku petani. Untuk itu jangan merasa malu dalam menjadi petani dan jangan berharap setiap tamat kuliah itu untuk jadi PNS.” ujarnya dalam acara pencanangan pengelolaan tanah dengan mekanisasi pertanian dengan membuat pupuk organik dari rumput sawah.

Lanjutnya jika pupuk organik yang di olah berhasil maka akan di kembangkan lagi.

“Jika pupuk organik yang kita olah ini berhasil maka akan kita sampaikan kepada bapak gubernur Aceh yang akan hadir ke Aceh Timur pada acara jambore pada tahun 2020 nanti dan sebagai contoh untuk saat ini kita mencoba di Kecamatan Darul Ihsan dulu, bila berhasil akan kita sebar luaskan ke seluruh kecamatan yang ada di Aceh Timur.” lanjut Rocky sapaan akrabnya.

Selain itu pupuk organik yang diolah ini tidak memerlukan biaya dan akan memudahkan masyarakat dalam bertani

“Pupuk organik yang akan kita buat ini Insya Allah tidak memerlukan biaya yang mahal, tanpa perlu membeli pupuk hama, namun yang lebih jelas lagi mengenai cara pengolahan pupuk bisa langsung di tanyakan sama Zulfan salah seorang kepercayaan yang saya berikan untuk mengolah pupuk tersebut.” lanjut Rocky lagi.

Zulfan atau akrab disapa Pak Tani mengajak masyarakat untuk mengolah cara penanaman padi secara modern sesuai dengan perkembangan zaman.

“Pola penanaman padi organik yang pernah dilakukan orang tua kita dulu sedikit akan kita rubah mengikuti era modern supaya para petani tidak lagi memberi pupuk dan teknisi zat kimia yang berlebihan yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Kita mengolah pupuk melalui rumput sawah yang mana para petani banyak yang tidak mengrtahui dan sebaliknya rumput tersebut sebagai zat pengatur yang bisa mengembalikan bakteri dalam tanah.” ungkap Zulfan.

Menurut dirinya keunggulan pupuk organik yang kita olah pertama sehat untuk kesehatan dan tidak menghancurkan lingkungan tanah untuk bercocok tanam, serta biaya murah dan untuk kedepannya bila berhasil.

“Para petani bisa mengolahnya sendiri dan kita akan ajarakan dari awal proses hingga akhir.” terang Pak Tani.

Penulis : Lukfarr

Editor : MAS

Komentar
Loading...