IBC, JAKARTA – Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Papua Barat menyambut baik formasi komposisi kepengurusan baru Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) yang telah diumumkan selang beberapa hari pasca Mukramar PKB di Bali.

ketua DPW PKB Papua Barat, Abdullah Gazam, menjelaskan bahwa sesungguhnya formasi kepengurusan baru DPP PKB saat ini benar-benar merepresentasikan sebuah filosofi kuno di tanah Papua tepatnya di Kabupaten Fakfak, “Filosofi kuno itu telah ada sejak nenek moyang kita dulu, yang sampai saat ini masih eksis adanya dengan nilai-nilai luhurnya,” ujar Gazam melalui selularnya, Rabu (28/8/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa Filosofi Satu Tungku Tiga Batu itu merupakan kearifan lokal di Papua yang muncul sejak abad ke-12, memiliki makna saling menguatkan, saling membangun dan menginspirasi satu sama lain untuk menjaga keharmonisan antar suku-suku dan agama yang ada.

“Jadi kalau dimaknai dalam politik PKB saat ini yakni satu Ketua Umum di topang kuat oleh tiga wakil ketua umum dibantu dengan komponen wakil-wakil ketua sebagai bahan bakar alami berkualitas untuk meramu makanan yang bernama PKB untuk kemudian di sajikan kepada rakyat Indonesia,” kata dia.

“Yakinlah dengan formasi ini maka insya Allah PKB ke depan akan semakin kuat dan lebih dekat dengan rakyat,” sambungnya.

Ketika di singgung soal ada beberapa kader potensial di PKB yang tidak masuk dalam kepengurusan DPP PKB saat ini, sebut saja Lukman Edy, Abdul Kadir Karding, Imam Nahrowi dan lain-lain, Gazam dengan enteng menjawab bahwa bukan kapasitasnya untuk menjawab pertanyaan tersebut.

“Bukan kapasitas saya yah untuk menjawab pertanyaan itu, tapi apa pun yang sudah di putuskan oleh Gus AMI selaku mandataris Muktamar, menurut saya itu adalah yang terbaik karena keputusan itu diambil berdasarkan berbagai pertimbangan-pertimbangan dari para sepuh dan para kiyai. Intinya bahwa itu adalah keputusan terbaik untuk kemajuan PKB ke depan, demikian tegas Gazam yang juga adalah deklarator Anak Muda Indonesia,” pungkas Gazam.

Penulis : FA
Editor : MAS