IBC, JAKARTA – Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2019 per 3 September 2019 tecatat baru sebesar 45,50 persen. Hal ini berdasarkan catatan Badan Perencanaan Pembangunan Derah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Sri Mahendra Satria Wirawan mengatakan, struktur APBD DKI Jakarta tahun 2019 sebesar Rp89,08 triliun terdiri dari belanja tidak langsung Rp34,509 miliar dan belanja langsung Rp46,392 miliar serta pembiayaan pengeluaran Rp8,18 triliun. Anggaran tersebut tersebar di 51 organisasi perangkat daerah (OPD).

“Serapan APBD 45,50 persen terdiri atas belanja tidak langsung yang telah direalisasikan Rp19,17 triliun. Belanja langsung yang telah direalisasikan Rp17,63 triliun,” rinci Sri Mahendra, Selasa (3/9/2019).

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan monitoring dan evaluasi lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah (LKPP) diketahui target serapan APBD Pemprov DKI Jakarta per Agustus 2019 sebesar 41,37 persen.

Menanggapi hal tersebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, persentase serapan anggaran tersebut masih sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Kendati demikian, dia menekankan untuk tidak dilihat rendah dan tingginya.

“Jangan hanya rendah dan tinggi. Sesuai perkiraan atau tidak, karena anggaran itu punya proyeksi. Kita bandingkan dengan proyeksinya. Kalau dibandingkan dengan proyeksinya kami masih sama dengan rencana. Jadi jangan dibandingkan dengan imajinasi,” tandas Anies dilansir Antara News, Selasa (3/9/2019).

Penulis: MS/YES