IBC, LANGSA – Pembangunan rumah bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Langsa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langsa yang ditempatkan di Lorong Sakura,  Kampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa diduga dikerjakan asal jadi.

Informasi yang diperoleh IBC, bahwa rumah tersebut merupakan bantuan Pemkot Langsa untuk korban kebakaran yang terjadi di Kampong Jawa (Tanjung Putus) pada beberapa bulan yang lalu.

“Rumah bantuan ini ada 4 unit yang dikerjakan oleh BPBD Langsa dengan menggunakan anggaran Tanggap Darurat dari Pemerintah Kota Langsa,” ucap sumber yang namanya tidak enggan disebutkan, Selasa (3/9/2019).

Menurut sumber, pembangunan rumah semi permanen yang dikerjakan oleh pihak BPBD tersebut belum usai dikerjakan.

“Bahkan, bangunan yang digunakan dengan bahan Kayu yang terpasang pada dinding rumah tersebut tidak rapat- rapat dan sejumlah Seng (Atap) itu pun terlihat berlobang-lobang,” beber sumber tersebut.

Di tempat terpisah, salah seorang warga Gampong Timbang Langsa, Jainal mengatakan, bahwa pembangunan rumah korban kebakaran itu sudah satu bulan tidak dikerjakan oleh pihak terkait.

“Hampir sebulan ini tukang bangunan rumah ini tidak kelihatan, bahkan semen pun ada yang sudah keras sendiri,” jelasnya. 

Selain itu, lanjutnya, orang yang diduga mendapatkan bantuan rumah tersebut  telah beberapa kali meninjau ketempat ini. “Sangat disayangkan bagi orang itu, ia berharap rumah ini dikerjakan secepat mungkin untuk ditempatinya,” terangnya.

Kepada sejumlah awak media, Kepala BPBD Kota Langsa Ali Mustafa menepis hal tersebut. Dia menyampaikan, bahwa pembangunan rumah korban kebakaran itu sedang dalam proses pelaksanaan oleh pihaknya.

“Kami akan segera menyelesaikan pembangunan itu secepat-cepat mungkin,” singkatnya mengakhiri.

Penulis: Iqbal/MAS