IBC, JAKARTA – Politisi Partai Nasdem Bestari Barus menyebut, serapan APBD Provinsi DKI Jakarta tahun 2019 sebesar 45,50 persen sudah temasuk tinggi.

“Itu sudah tinggi, kita bahkan pernah mendapatkan serapan APBD di bulan september itu ada yang baru sekitar 30 persen lebih. Wajar Gubernur happy dengan 45,50 persen itu,” kata Bestari kepada Indonesia Berita melalui saluran telepon, Rabu (4/9/2019).

Menurut Bestari, besaran sepapan 45,50 persen tersebut belum termasuk persentase penggunaan APBD yang sedang berjalan (on progress).

“Proyek itu kan dimulai bulan empat (April) dan pembayarannya biasanya di bulan November hingga Desember. Jadi nanti setelah pembayaran baru bisa dilihat berapa penambahan persentase serapan APBD. Itu diakhir tahun,” terang mantan Ketua Fraksi Nasdem DKI periode 2014-2019 itu.

Untuk itu Bestari juga mendesak, agar Pemprov DKI Jakarta menyampaikan besaran APBD yang sedang on progress tersebut.

“Kalau mau lebih transparan, selain menyampaikan besaran yang terserap 45,50 persen tadi, pemprov juga harus menyampaikan ke publik berapa persentase APBD yang on progress,” usulnya.

Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, serapan APBD DKI Jakarta tahun 2019 per 3 September 2019 baru sebesar 45,50 persen.

Terkait itu, dilansir Antara News, Selasa (3/9/2019) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, persentase serapan anggaran tersebut masih sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Kendati demikian, dia menekankan untuk tidak dilihat rendah dan tingginya.

“Jangan hanya rendah dan tinggi. Sesuai perkiraan atau tidak, karena anggaran itu punya proyeksi. Kita bandingkan dengan proyeksinya. Kalau dibandingkan dengan proyeksinya kami masih sama dengan rencana. Jadi jangan dibandingkan dengan imajinasi,” tandas Anies.

Penulis: MS/YES