IBC, JAKARTA – Kontroversi akibat tudingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terhadap PB Djarum Foundation, bahwa adanya eksploitasi anak terhadap audisi Badminton Djarum Foundation.

Hal itu tertuang dalam surat KPAI yang beredar luas di media sosial, yang menyampaikan, bahwa dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak anak, khususnya perlindungan anak sepenuhnya dari bahaya rokok dan eksploitasi, KPAI meminta kepada pimpinan Djarum Foundation untuk menghentikan kegiatan audisi Badminton Djarum Foundation.

Mendasari hal tersebut, Gerakan tagar #bubarkanKPAI menjadi trending topic di twitter menempati urutan pertama, dengan jumlah 34,4 ribu tweet terhitung pukul 13.05 Wib. Sedangkan urutan kedua, tagar #KamiBersamaKPAI ada 3.174 tweet dengan waktu yang sama.

Surat KPAI yang berdar di Media Sosial.

Akun bernama Dede Budhyarto @kangdede78 mengatakan, “Klo surat ini benar (bukan hoaks) dari @KPAI_official?? Mari lambungkeun hestek #bubarkanKPAI,” tulisnya.

Sementara itu, BiLLyRaY2019 @BiLLRaY2019 menulis, “Sangat kejam tudingan Eksploitasi Anak oleh KPAI?” Lanjutnya menuliskan, “Sudah 50 tahun #PBDjarum membina dan mencetak juara untuk bulu tangkis Indonesia mulai dari King hingga Kevin dan para juniornya,” pungkasnya.

Begitu juga tak kalah menarikanya, akun Permadi Arya @permadiaktivis menuturkan, “Atlit dicetak @PBDjarum, Liem Swiking, Haryanto Arbi, Alan B Kusuma, Minarti Timur, Sigit Budiarto, Enghian, M. Ahsan, Kevin Sanjaya, ” lanjut permadi, Medali : Thomas Cup, All England Olimpiade.

Sambung Permadi, “Cetak anak prestasi diprotes @lenteraanak_ @KPAI_official. Cetak anak jadi teroris didiamkan,” tulis dia.

Penulis : FA/JRA