IBC, JAKARTA – Beberapa waktu yang lalu listik padam secara serentak hingga 10 jam lamanya. Akibatnya bukan hanya perekonomian saja yang lumpuh (Industri, Bisnis dan jasa), melainkan juga masyarakat ikut mendapatkan dampak yang cukup signifikan.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, di Jakarta, Selasa (10/9/2019), Plt Direktur Perusahaan Listrik Negara, Sripeni Inten Cahyani menyampaikan, pihaknya telah membayarkan kompensasi kepada 21.986.563 pelanggan yang terkena dampak.

Menurutnya, PLN membayarkan ke berbagai sektor di Jawa Barat, Banten dan Jakarta, adapun rincian totalnya, sebesar 11,69 miliar untuk rumah tangga 20,40 juta pelanggan dengan nilai Rp 346,9 miliar.

Sementara itu untuk sektor lainnya, PLN membayarkan kepada sektor industri 28 ribu pelanggan sebesar Rp 229,6 miliar dan sektor bisnis, 1,03 juta pelanggan sebesar Rp 214,99 miliar.

Begitu juga dengan sektor publik 118 ribu pelanggan senilai Rp 28,43 miliar, dan sektor traksi 61 pelanggan senilai Rp 1,79 miliar, serta layanan khusus 17 ribu pelanggan sebesar Rp 6,43 miliar.

Saat memaparkan dihadapan Komisi VII, Plt Direktur PLN mengatakan pihaknya telah merealisasikan pembayaran kompensasi pada periode Agustus direalisasikan September sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017 dengan total sebesar Rp 839,88 miliar untuk pelanggan.

Penulis : FA/MJ