IBC, MERANTI – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau angkat bicara persoalan dugaan mark up anggaran pembangunan podium olahraga Desa Tebun yang diduga dilakukan oleh Pelaksana jabatan Kepala Desa (Pj Kades), Syahroni.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD, Darwis. Dia menegaskan pembangunan desa yang menggunakan Dana Desa harus sesuai dengan mutu Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Terkait pembangunan di desa harus sesuai dengan RAB yang dibuat. Dan kami sudah menegaskan bahwa semua material pembangunan harus sesuai dengan standar mutu atau SNI,” kata Darwis, Rabu (11/9/2019).

Darwis menyebut, pihaknya tidak pernah menegaskan kalau yang dilakukan Syahroni sudah sesuai dengan RAB dan gambar sebagai mana dikatakan Pj Kades pada pemberitaan sebelum ini. Melainkan menegaskan agar pembangunan harus sesuai RAB.

“Sekitar seminggu lalu kami berkoordinasi lewat WA (WhatsApp) dan sudah kami sampaikan dengan tegas agar pembangunan harus sesuai dengan RAB dan standar yang ada. Untuk tindakan lebih lanjut nanti setelah Pj Kades memberi penjelasan langsung di DPMD bersama dengan pihak kecamatan dan pendamping,” ujarnya.

Terkait pernyataan tersebut, Pj Kades, Syahroni tidak mau lagi berkomentar.

No coment,” kata Syahroni kepada pewarta IBC.

Sedangkan Camat Rangsang, Tunjiarto ketika ditanya tentang penegasannya kepada Pj Kades untuk melakukan perbaikan, belum daat memberikan kepastian.

“Nanti saya cek dulu,” jawab Tunjiarto.

Syahroni diduga oleh masyarakat telah melakukan mark up anggaran dalam pelaksanaan pembangunan podium olahraga Desa Tebun, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti. Selain itu, dalam pelaksanaannya bangunan tersebut juga menggunakan material bekas.

Sebelumnya Syahroni mengaku telah berkoordinasi dengan Camat, tim pendamping dan DPMD setempat. Ia mengklaim, tidak ada persoalan dalam pelaksaan pekerjaan yang menggunakan dana desa tersebut.

Penulis: Noeradi/MAS