IBC, TANGSEL – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghimbau seluruh kepala daerah untuk tidak melindungi perusahaan dalang pengrusakan dan karhutla di daerah. Hal ini menyoal karhutla yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera.

“Pemda jangan menghalang-halangi, jangan ada yang kongkalikong. Kalau memang perusahaan salah, ya harus ditindak tegas dan pemda harus mendukung itu,” kata Tjahjo di Tangerang Selatan, Selasa (17/9/2018).

Tjahjo juga menegaskan, bahwa kepala daerah harus mengutamakan kepentingan rakyatnya. Kesehatan, keamanan dan kenyamanan masyarakat saat ini harus diprioritaskan daripada kepentingan pengusaha.

“Pemda itu harus menjaga warganya jangan sampai ada dampak buruk dari kebakaran ini. Kalau ada api sedikit langsung padamkan. Kepala daerah harus menggerakkan perangkatnya sampai tingkat bawah,” ujarnya.

Tjahjo juga mengungkapkan, imbauan Terkait penanggulangan dampak karhutla dan bencana lain telah dikirimkan kepada seluruh kepala daerah sejak sebulan lalu dalam dua radiogram.

Melalui radiogram tersebut, Mendagri antara lain menginstruksikan pemda untuk menganggarkan dana tidak terduga dalam APBD untuk mengatasi bencana asap. Tujuannya, agar penanggulangan bencana tidak hambat lantaran harus menunggu bantuan pemerintah pusat.

Mendagri juga meminta seluruh kepala daerah, untuk berkoordinasi dengan aparat terkait dalam upaya pemadaman api karhutla dan penanganan bencana asap.

Penulis: Apg/YES