IBC, JAKARTA – Indonesia termasuk negara yang kaya akan aneka ragam hewan reptil salah satunya ular.

Sayangnya, dengan tingginya populasi ular ini juga meningkatkan risiko seseorang terkena gigitan ular.

Ada berbagai macam jenis ular yang hidup di Indonesia dari yang tidak berbahaya sampai yang racunnya dapat mengancam nyawa.

Jika anda tergigit ular, segera hubungi ambulan atau segera ke UGD terdekat terutama bila terjadi perubahan warna kulit pada bagian tubuh yang tergigit ular atau bagian tersebut mengalami pembengkakan dan nyeri.

Sambil anda menunggu ambulan atau pertolongan datang, lakukan hal hal berikut :

  • Tetaplah tenang dan menjauhlah dari lokasi ular menggigit.
  • Buka perhiasan dan pakaian yang terlalu ketat di bagian tubuh yang tergigit ular sebelum membengkak.
  • Posisikan tubuh anda, jika memungkinkan, bagian tubuh yang tergigit ular lebih rendah dari jantung.
  • Bersihkan luka tapi jangan disemprot dengan air. Tutup dengan kasa atau kain yang bersih.

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan :

  • Jangan mengikat atau kompres es pada daerah atau bagian tubuh yang tergigit ular.
  • Jangan menoreh luka atau mencoba mengeluarkan racun dari luka.
  • Jangan minum kopi, alkohol yang dapat menyebabkan tubuh lebih cepat menyerap racun.
  • Jangan mencoba membunuh atau menangkap ular yang menggigit.
  • Cobalah untuk mengingat warna dan bentuk ularnya.

Update Guidline WHO 2016: Pertolongan pertama pada kasus gigitan ular adalah imobilisasi (pemasangan perban elastik/bidai) dan bebat tekan pada lokasi gigitan. Penanganan ini mirip dengan kasus patah tulang terbuka.

Sumber blogdokter.net

Penulis : FA/YES