IBC, JAKARTA – Gerakan cuci tangan dicanangkan pemerintah dalam beberapa tahun ini, kini pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun di 12 provinsi tempat cuci tangan.

Menteri Basuki Hadimuljono mengatakan, ketersediaan air bersih dan sanitasi layak menjadi salah satu kunci pengurangan jumlah stunting di Indonesia. Kementerian PUPR juga bekerjasama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Menteri Kabinet Kerja bidang kesehatan yang menggandeng lintas kementerian.

“Apabila anak-anak Indonesia tidak mendapatkan air bersih dan sanitasi yang baik, akan berisiko stunting, ini harus dihindari. Oleh karenanya pemerintah gencar untuk melaksanakan program penyediaan air bersih dan sanitasi,” ujar Basuki beberapa waktu lalu.

Berkaitan dengan stunting, Kementerian PUPR membangun fasilitas cuci tangan yang telah selesai dibangun di 41 Taman Kanak-Kanak (TK) dan PAUD di 17 Kabupaten/Kota yang tersebar di 12 provinsi.

Adapun provinsi-provinsi tersebut, Jawa Timur di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Pamekasan. Provinsi Jawa Barat tersebar di Kabupaten Sumedang dan Tasikmalaya. Provinsi Maluku ada di Kota Ambon, Provinsi Banten di Kabupaten Pandeglang dan Lebak.

Sedangkan Provinsi Sumatera Barat, ada di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Dhamasraya dan Kabupaten Pasaman, serta di Provinsi Bali dan Jawa Tengah, ada di Kabupaten Bangli.

Tujuan dari program tersebut adalah, memberikan edukasi kepada anak usia sekolah dasar tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan melalui enam langkah cuci tangan pakai sabun dengan bersih ari bersih yang mengalir.

Penulis : FA/MJ