IBC, MERANTI – Merasa paling benar dan paling jagoan dikampungnya, pemuda Desa Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Itak Mulyadi Alias Itak Bin Ismail, akhirnya diamankan pihak berwajib.

Pengamanan yang dilakukan atas dasar laporan Jasri atas penganiayaan yang dilakukan terhadap dirinya pada 13/9/19 lalu, dengan Nomor laporan LP/03/IX/2019/RIAU/RES.KEP.MERANTI/SEK-MERBAU, tanggal 14 September 2019.

Sebagaimana disampaikan Polres Kepulauan Meranti, melalui Kapolsek Merbau, IPTU Saharuddin Pangaribuan, bahwa telah dilaporkan tindakan pidana penganiayaan, Sabtu (14/9/2019), pukul 15.00 wib telah melapor ke Polsek Merbau.

“Benar ada tindakan pidana penganiayaan, Jumat tanggal 13 September, sekira pukul 13.30 wib, ketika pelapor baru saja dari rumah dan duduk bergabung bersama rombongan masyarakat yang akan membantu memadamkan api di Jalan Poros Sei Hiu Desa Tanjung Padang Kecamatan Tasik Putri Puyu Kababupaten Kepepulauan Meranti,” ujar Kapolsek saat dimintai konfirmasinya.

Lanjutnya, saat pelapor hendak duduk, Itak Mukyadi (terlapor) langsung memukul pelapor dengan menggunakan 1 batang kayu bulat dengan panjang kurang lebih 1 meter sebanyak 3 kali.

“Atas kejadian tersebut pelapor mengalami memar dan luka goresan pada punggung sebelah kanan, memar pada bagian perut dan memar dan bengkak pada tangan kanan pelapor.,” kata Saharuddin.

Selain itu Kapolsek juga mengatakan, dengan kejadian itu korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Merbau guna Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut.

Untuk melakukan Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut, pihaknya telah mengamankan terduga, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku.

“Saat ini telah diamankan tersangka bersama barang bukti berupa 1 batang kayu bulat dengan panjang kurang lebih 1 meter, dan melakukan pemeriksaan terhadap TSK serta saksi, guna melengkapi mindik,” pungkasnya.

Penulis : Noeradi/MAS