IBC, JAKARTA – Penolakan RKUHP dari elemen mahasiswa berasal dari berbagai universitas di Indonesia, mendesak DPR-RI agar membatalkan pengesahan Revisi Undang-Undang KUHP yang dianggap memasung berbagai sendi kehidupan dalam bernegara.

Disisi lain gerakan moral mahasiswa tersebut, ada yang mencoba untuk menunggangi dengan gerakan tagar #TurunkanJokowi, hal ini terungkap setelah beredar di media sosial mengatasnamakan Gejayan Memanggil.

Foto : Akun IG Gejayan Memanggil

Hal itu segera diklarifikasi oleh Akun Instagram Gejayan Memanggil, (Info Humas), “Kami tidak mengeluarkan tagar turunkan Jokowi, dan tidak ada kesepakatan konsolidasi perihal tersebut,” tulis akun Gejayan dalam keterangannya di Instagram Resminya Gejayan Memanggil.

Foto : Akun IG Gejayan Memanggil

Lebih lanjut, “Tagar #GejayanMemanggil berdiri sendiri. Menurut analisis dari Ismail Fahmi, tagar tersebut dari akun-akun buzzer. Sekali lagi kami menolak ditunggangi. Kami bukan FPI, HTI, PKS ataupun Oposisi. Bentuk-bentuk klaim di luar informasi dari akun official IG ini adalah Hoaks. Mohon bantuannya untuk disebarkan, Terima Kasih,” tegas akun Gejayan Memanggil.

Penulis : FA/JRA