IBC, PELALAWAN – Dugaan korupsi pengadaan pakaian dinas anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau tahun anggaran 2018 saat ini tengah ditangani pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan.

Kasi Pidsus Kejari Pelalawan melalui Kasi Intel, Praden kepada IBC mengatakan, kasus tersebut masih dalam proses pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

“Setelah dikonfirmasi kepada Kasi Pidsus terhadap Pakaian Dinas DPRD masih tahap puldata dan pulbaket,” kata Praden melalui pesan whatsApp, Kamis (26/9/2019).

Untuk diketahui, pengadaan pakaian dinas tersebut semestinya dilelang dengan anggaran sekitar Rp 416 juta, namun faktanya dipecah menjadi empat paket penunjukan langsung (PL).

Dilansir dari beritahukumnasional.com Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan Nopal T South mengatakan, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih jauh terkait pemeriksaan anggota DPRD Pelalawan. Namun ia mengakui jika penanganan perkara tersebut masih dalam tahapan pulbaket.

“Saat ini kita sedang melakukan pulbaket, nanti saat masuk proses lidik, baru bisa kita berikan keterangan,” kata Nopal.

Pulbaket merupakan tahap awal dalam proses menindaklanjuti laporan pengaduan publik.

Penulis: Faisal/MAS