IBC, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sejak 2017 yang lalu telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Direktur Eksekutif GACD, Andar Mangatas Situmorang (9/3/2017).

Dalam bukti surat laporan yang beredar di media sosial tersebut, Andar melaporkan Anies atas dugaan Tindak Pidana Korupsi saat masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) masa jabatan 2014/2016.

Lebih lanjut tertulis dalam surat itu, bahwa anggaran pada proyek dana Frankpurt Book Fair tahun 2015 sebesar Rp 146 miliar.

Bukti Laporan. Sumber : Media Sosial

Masih dalam suratnya, bahwa modus operandi kejahatan jabatan pada pameran kebudayaan Indonesia dan buku Laskar Pelangi.

Juga pun menyusupkan kegiatan pameran buku AMBA dan PULANG yang membahas mengenai pembasmian PKI tahun 1965.

Andar juga menyerahkan dokumen kronologis laporan dugaan tindak pidana korupsi satu bundel berjenis data.

Penerima laporan pengaduan masyarakat, Arisandy Saputra.

Sementara itu, Faizal Assegaf dalam kicauan twitternya yang di capture terposting di Instagramnya, mengatakan, “Eks Bos Tempo Geonawann Mohamad, @gm-gm dan @aniesbaswedan kongkalikong “nyolong” duit negara Rp146 miliar, Tempo dan KPK bungkam,” tulisnya.

Lanjut tulisan dia, bahkan bermain di balik layar agar kasus tersebut tidak diusut. Tapi soal revisi UU KPK, Tempo dan KPK kompak pakai topeng anti korupsi untuk menipu rakyat.

Penulis : FA/JRA