IBC, JAKARTA – Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu mengatakan, bahwa menteri-menterinya ke depan harus menjalankan visi Presiden. Bukan malah sebaliknya menjalankan visinya sendiri.

Hal tersebut diaminkan oleh Relawan Jokowi, Komite Penggerak Nawacita (KPN) melalui Juru Bicara nya Dedy Mawardi, bahwa apa yang disampaikan presiden Jokowi benar adanya. Sebab kata Dedy selama ini menteri-menteri Jokowi faktanya menjalankan visinya sendiri-sendiri.

“Perlu kami tegaskan, pembantu presiden Jokowi yang sekarang atau pasca 20 Oktober nanti, harus benar-benar memperhatikan dan memahami apa yang jadi visi presiden, jangan malah menjalankan visinya sendiri,” ujar Dedy saat ditemui di Jakarta, Selasa (9/10/2019)

Sumber : Youtube

Dedy juga mengungkap, bahwa selama ini mayoritas Kementerian dan Lembaga hanya 30 persen menjalankan visi presiden Jokowi, hal tersebut menurut Dedy terlihat dari 70 persen APBN adalah visi kementerian.

“Itulah yang saya katakan tadi, kita bisa lihat visi atau program pak Jokowi, kementerian-kementerian hanya mengakomodir 30 persen visi presiden di anggaran belanja instansinya,” tegas Dedy yang juga Sekjen Seknas-Jokowi ini.

Menurutnya hal tersebut keliru, sebab imbuh Dedy, menteri adalah pembantu presiden, sejatinya mengikuti perintah dan arahan dari pimpinannya.

Selain itu ia juga menegaskan, apabila ada menteri di kebinet pasca 20 Oktober masih melakukan hal tersebut, “KPN sebagai garda terdepan akan mengkritisi, dan bila perlu kami bongkar kalau ada indikasi korupsinya,” pungkas dia.

Penulis : FA/Durahman