IBC, BELAWAN – Muhammad Ari warga Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, tega mencabuli dua orang kakak beradik yang masih jauh di bawah umur.

MSA berusia 11 tahun dan adiknya FR 9 tahun jadi korban perilaku kelainan seks pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini.

Mengetahui anaknya telah diperlakukan tidak sewajarnya, orang tua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Labuhan.

Aparat kepolisian yang bergerak cepat usai menerima laporan tersebut berhasil meringkus pelaku.

Kapolres Belawan AKBP Ikwan didampingi Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Sapari menjelaskan, menurut pengakuan pelaku bahwa modus pelaku untuk melancarkan perbuatannya adalah mengiming- imingi korban dengan makanan, jajanan dan uang Rp 2 ribu.

“Kejadian pertama sewaktu Awal bulan april 2019, korban pertama MSA dirayu dengan menawarkan makanan, jajanan dan uang dua ribu,” ungkap Ikhwan, di Mapolsek Medan Labuhan, Rabu (9/10/2019).

“Selanjutnya dengan waktu yang berbeda pelaku kembali melakukan dengan adik korban, kali ini korban FR di perlakukan dengan cara memasukan kemaluan pelaku ke bagian belakang korban, namun korban mengatakan sakit, dan mengadukannya ke orang tua korban,” lanjut Ikhwan.

Adapun barang bukti yang turut diamankan, dua potong celana warna biru, dua potong sempak warna merah, satu potong kaos oblong warna hitam, dan satu potong kaos oblong warna orange.

Pelaku dikenakan pasal 76-E jo 82 UU No.35 Tahun 2014 atas perubahan UU No.23 Tahun 2002. Dengan ancaman hukuman 15 tahun hukuman penjara.

Penulis: Rj/MAS