IBC, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga terus meningkatkan kemantapan ruas jalan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara.

Pada tahun 2019, anggaran peningkatan jaringan jalan Danau Toba sebesar Rp 312 miliar yang digunakan untuk beberapa kegiatan diantaranya rekonstruksi jalan, pelebaran, rehabilitasi, pemeliharaan rutin, dan penggantian jembatan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap akan mengakselerasi pengembangan destinasi wisata setempat dan memudahkan wisatawan mencapai lokasi wisata.

Foto : Ist

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Target penanganan ruas jalan Danau Toba pada tahun 2019 sepanjang 487,27 Km meliputi pekerjaan preservasi dan pelebaran Jalan Pangururan-Ambarita-Tomok-Onan Runggu (76,9 Km), Jalan Tele-Pangururan-Nainggolan-Onan Runggu (69 Km), Jalan Tebing Tinggi-Pulua Siantar-Parapat (109,9 km).

Ketiganya menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multi years contract (MYC) sebesar Rp 265,70 miliar.

Kemudian dua pekerjaan pemeliharaan rutin preventif dan rekonstruksi jalan dengan biaya Rp 90,1 miliar yakni ruas jalan Batas Kabupaten Dairi Dolok Sanggul-Siborong Borong-Batas Kabupaten Tobasa-Silimbat-Parapat-Silangit-Bandara Silangit (162,74 km) dan di Batas Provinsi Aceh-Batas Kota Sidikalang Panji-Merek-Batas Kabupaten Dairi-Batas Kabupaten Samosir dan Jalan Dalam Kota Sidikalang (85,33 km).

Foto : Ist

Dari total panjang ruas Jalan Danau Toba 487,27 Km, hingga 14 Oktober 2019 progres fisik penanganannya mencapai 56 % atau sepanjang 296,15 Km.

Kawasan wisata Danau Toba merupakan salah satu KSPN super prioritas yang dikembangkan Pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dan wisata.

Foto : Ist

Penulis : RS/DS