IBC, MAKASSAR – Seperti diberitakan harian Kabarmakassar.com, bahwa seorang kakek berusia 74 tahun Syech Yusuf Puang La’lang mengajarkan aliran sesat Tarekat Ta’jil Khalwatiyah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga yang mengatakan bahwa Yusuf sudah menjadi tersangka akibat perbuatannya yang menyebarkan aliran sesat meresahkan masyarakat.

“Dia melakukan pembaitan dan mendoktrin pengikutnya,” ujar Shinto, Senin (4/11/2019).

Foto : Suara.com

Yusuf juga menurut Kapolres Gowa, telah menyebarkan paham alirannya hingga berbagai Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan. Bahkan tambah Shinto hingga mancanegara seperti Malaysia. “Ajarannya ini hampir seluruh Indonesia hingga mancanegara tepatnya di Malaysia,” papar dia.

Selain itu kakek tua tersebut juga menjual kartu surga, “dia menjual kartu surga atau disebut kartu wifiq ke jemaahnya, dengan mahar Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu, pengikutnya juga diharuskan menyetor zakat pada tersangka,” ungkap Shinto.

Lanjutnya menambahkan, bahwa kartu tersebut diklaim tersangka dapat membebaskan dosa-dosa pengikutnya semasa hidup dan bisa langsung masuk surga.

Dalam kasus tersebut polisi menetapkan Pasal berlapis kepada tersangka mulai dari Pasal 156 a KUHP dan atau Pasal 378 KUHP, dan Pasal 372 KUHP dan Pasal 3,4 dan 5 UU No 8 Tahun 2010 dan atau UU No 22 tahun 2946. Dengan ancaman 5 hingga 20 tahun penjara.

Penulis : RK/SD