IBC, SERANG – Objek wisata pantai florida pasir putih anyer yang luasnya mencapai 14 hektare berada di Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang, Provinsi Banten sepi pengunjung.

Padahal biasanya setiap kali hari libur objek wisata tersebut kerap dipadati wisatawan lokal maupun luar daerah. Beberapa pengelola dan pedagang merasa bingung, sebab biasanya setiap akhir pekan banyak yang berkunjung.

Pantauan Reporter IBC, Minggu (3/11/2019), terlihat hanya sejumlah anak kecil yang ditemani orang tuanya sambil duduk di atas banana boat. Sementara pengunjung lain sedang asik berenang menikmati wisata pantai di waktu sore menjelang terbenamnya matahari.

Mayoritas pengunjung yang datang saat itu juga masih didominasi oleh wisatawan lokal. Bayak warung-warung makan dan kopi masih terlihat sepi dan sedikit dari mereka yang didatangi pengunjung.

Mobil dan motor yang datang berkunjung ke pantai juga tak begitu ramai. Sementara para wisatawan yang datang juga masih terlihat oleh kedua mata dan dapat dihitung oleh jari.

Sementara itu juru parkir terlihat yang berada diokasi pantai tak juga sibuk dalam mematau motor dan mobil yang sedang diparkirnya. Suara periwit dari petugas yang berjaga di pos tidak banyak didengar. Mereka malah lebih asik becanda gurau sambil menikmati kopi di sore hari dengan suasana angin pantai yang berhembus kencang.

Foto : RHM | IBC

Anton (24) tahun, salah satu pengunjung yang berasal dari Kecamatan Walantaka, Kabupaten Serang mengatakan, bahwa suasana akhir pekan kali ini tak seperti hari libur sebelum terjadinya tsunami yang pernah terjadi di Banten.

“Kebanyakan yang datang menikmati destinasi wisata pantai di anyer dan Cinangka masih didominasi oleh masyarakat di Serang. Kondisi ini mungkin terjadi akibat dampak dari gempa yang pernah terjadi di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang,” terang Anton.