IBC, LEBAK – Wakil Menteri, Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mulai melakukan kunjungan perdananya ke desa-desa untuk memantau langsung kondisi desa dan pemanfaatan penggunaan dana desa yang dikucurkan cukup besar setiap tahunnya.

Kunjungan perdana dilakukan di desa leuwiipuh dan Desa Kerta, Kecamatan Banjar Sari, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (5/11/2029). Dalam kunjungan ke Desa Leuwiipuh, Wamen Budi Arie Setiadi langsung meninjau lokasi jembatan gantung rusak yang menghubungkan antar desa dan aktifitas warga sehari hari.

Usai menuju ke desa Leuwiipuh, Wamen melanjutkan kunjungan ke Desa Kerta untuk meninjau sekaligus meresmikan Site Plan Agro Wisata Kerta Warna yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Wamendes PDTT Budie Arie Setiadi, Tinjau Lokasi Jembatan Gantung Akses Masyarakat. Foto : RHM | IBC

Dalam kunjungan kedesa ini adalah sebuah komitmen Budi Arie Usai dilantik menjadi Wamen untuk turun kelapangan. Turun kelapangan adalah salah satu dari perintah Presiden Joko Widodo yang memerintahkan untuk selalu cek masalah dilapangan dan menemukan solusinya.

“Jumlah desa dan dana desa kan tidak sedikit. Kita akan minta bantuan dari berbagai elemen masyarakat untuk sama-sama mengawal permasalahan desa. Yang jelas, Kita turun ke desa untuk cek secara langsung terkait permasalahan yang ada di desa, kalau ada masalah, kita akan langsung cari dan temukan solusi untuk mengatasi permasalahan itu,” ujarnya.

Baca Juga :

“Rakyat jangan jadi penonton pembangunan. Pengawasan Dana desa terbaik adalah melalui peran aktif masyarakat itu sendiri,” sambung dia.

Kunjungan ke Desa untuk meninjau langsung kondisi permasalahan di desa oleh Wamen Budi Arie rencananya dilakukan secara estafet. Yang dalam estafet pertama setelah dari Kabupaten Lebak direncanakan akan menuju Majalengka, Pekalongan dan Kabupaten Ngawi.

Penulis : RK | Editor : SD