IBC, PELALAWAN – Komisi 2 DPRD Pelalawan kembali jadwalkan pemanggilan pihak perusahaan yang sebelumnya sempat mangkir.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Komisi 2 DPRD Pelalawan Abdul Nasib di ruang kerjanya, Kamis (14/11/2019) yang lalu.

“Jika panggilan kedua juga tidak diindahkan, kita akan turun kelokasi bersama dinas terkait, jika tidak juga mau hadir pada panggilan ketiga besok, kita bisa gunakan hak kita untuk panggil paksa mereka,” tegas Abdul.

“Kita akan lakukan pemanggilan kedua kepada pihak perusahaan (PT Indosawit), DLH, Disbun, BPN, Dinas Perizinan dan yang terkait lainnya, untuk pertemuan tanggal 25 mendatang,” pungkas dia.

Sementara itu keterangan ketua LSM Peduli Riau Kabupaten Pelalawan, Erzepen mengatakan bahwa pihak perusahaan telah sengaja melanggar Perda No 6 tahun 2006 mengenai tata cara batas tanam.

“Kita lihat dikebun mereka, perusahaan melakukan perluasan lahan hingga mendekati jalan raya, padahal didalam peraturanya jelas batas tanam dari jalan raya itu 50 meter,” kata Erzepen kepada IBC.

Namun belum diketahui penyebab tidak hadirnya pihak perusahaan maupun dinas terkait atas undangan dari komisi 2 tersebut.

Belum ada konfirmasi dari dinas terkait yang berhasil, diperoleh oleh IBC disebabkan tidak berhasil ditemui diruang kerjanya.

Penulis : FSL|Editor : YES