IBC, PELALAWAN – Acara tahunan Bekudo Bono yang baru saja dilaksanakan pada 11 sampai 14 November 2019 di Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau sempat mengejutkan pengunjung saat itu.

Perhelatan Akbar yang digadang-gadangkan mampu mendongkrak destinasi wisata tersebut dikabarkan menelan anggaran yang tidak sedikit.

Kepala Dinas Pariwisata, Andi Yuliandri mengatakan bahwa festival Bekudo Bono mendapat suntikan dana (Dukungan) dari kementrian pariwisata (Kemenpar) sebesar Rp 1 milyar bagi daerah yang masuk dalam Calender of Event (COE).

“Alhamdulillah kita sangat berterimakasih atas dukungan 1M dari kementerian pariwisata bagi yang masuk dalam calender of event (coe),” kata Andi kepada Biro IBC Riau melalui WhatsApp pribadinya, Senin (18/11/2019) lalu.

Dana sebesar itu terlihat kontras dengan performa dilapangan. Pasalnya tenda tamu yang digunakan dari penyedia Lokal dan sangat standart sekali. Catring lokal dan tenda stand peserta serta tenda camping sebanyak 73 unit terkesan biasa-biasa saja.

Kesiapan tenaga medis dan keamanan juga menjadi sorotan pengunjung festival Bekudo Bono, pasalnya pada saat itu tidak ada line pembatas tanda zona aman bagi pengunjung.

Salah seorang peserta dari komunitas Kun memberikan pertolongan pertama kepada pemuda yang kakinya terluka. Foto : Faisal/IBC

“Batas zona aman bagi pengunjung tidak keliatan, anak-anak banyak sampai kepinggir bang, ngeri liatnya,” terang salah seorang pengunjung yang menyaksikan dari salah satu stand.

Masyarakat dan pengunjung sempat heboh ketika seorang bocah dan pemuda terseret arus saat hempasan ombak datang ketepian sungai.

Lanjut halaman berikut >>>