IBC, MERANTI – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Meranti, Yulian Norwis diduga telah melakukan penggelapan uang sejumlah Rp 300 Juta dengan modus melakukan pelelangan yang diduga dikabarkan dimenangkan oleh adik kandung Bupati Meranti bernama Herman.

Proses pelelangan menurut sumber yang namanya enggan disebutkan mengatakan bahwa proses pelelangan hanya berlangsung selama 2 (dua) jam dan hanya diikuti oleh adik bupati sendiri.

Kejanggalan prosedur pelelangan diduga dilakukan untuk meraup keuntungan oknum Pemkab Meranti.

Dari persoalan tersebut kemudian distributor lampu LED melalui kuasa hukumnya melakukan somasi kepada Sekda Kabupaten Meranti Provinsi Riau untuk mengembalikan 40 unit lampu LED milik Ahmad Yani Hanafi dan membayar ganti rugi.

“Kita sudah mengirimkan surat Somasi terahir kepada Sekda Kabupaten Meranti untuk secara bijaksana menyelsaikan kewajibannya kepada klien kita. Namun upaya hukum terpaksa kita tempuh jika somasi kita tidak diindahkan,” kata Alazhar selaku kuasa hukum Yani Hanafi kepada IBC melalui sambungan telepon Minggu (24/11/2019).

Di lain kesempatan, Yani Hanafi selaku distributor lampu tersebut mengatakan, awal mulanya ia menjajakan produk dagangannya kepada Sekda Kabupaten Meranti Yulian Norwis melalui adik Bupati Irwan bernama Herman pada tahun 2016 akhir.

Pada saat itu Yulian Norwis tertarik dan meminta kepada Yani Hanafi untuk memasang sebanyak 10 unit percobaan, dan berlanjut pada besoknya ditambah 30 unit lagi. Namun saat itu belum ada pembayaran.

“Saat itu saya mengalami sakit jantung pak, akhirnya saya baru bisa kembali menghubungi Sekda, dan ternyata barang tersebut dilelang oleh Pemkab yang dimenangkan oleh Herman tanpa sepengetahuan saya,” ujar Yani menjelaskan kepada IBC melalui sambungan teleponnya.

Hingga berita ini diterbitkan Sekda Kabupaten Meranti saat dikonfirmasi melalui pesan whatsappnya belum memberikan balasan.

Penulis : Faisal | Editor : YES