IBC, MAKASSAR – Dalam menyikapi isu dan dampak teknologi terhadap pekerja di Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Muslim Indonesia turut menggelar kegiatan Intermediate Training dengan mengusung tema: “Optimisme Civil Islam Menghadapi Era Disrupsi” pada Selasa 26 November 2019 dan bertempat di Aula gedung serba guna Pondok Madinah.

Dalam kegiatan tersebut Dewan Pengawas BP Jamsostek, Poempida Hidayatullah yang turut diundang hadir berkesempatan untuk memberikan ceramah kebangsaan.

Dalam penyampaiannya, bang Poempi (sapaan akrab Poempida Hidayatullah) menghimbau kepada kader HMI untuk aktif dan tidak berdiam diri atas urgensi disrupsi teknologi yang berpotensi memangkas lapangan pekerjaan bagi para pekerja.

Maka dari itu lanjut dia, penting rasanya diatur suatu regulasi kedepan sehingga penggunaan teknologi justru tidak mengabaikan kebutuhan dan hak-hak para tenaga kerja.

Menurutnya hal tersebut hanya bisa terwujud bila ditunjang oleh kesadaran masyarakat dalam menyikapi isu teknologi dan dampaknya baik terhadap lapangan pekerjaan maupun tanaga kerja itu sendiri.

Dewan Pengawas BP Jamsostek, Poempida Hidayatullah saat memberi ceramah kebangsaan di kegiatan Intermediate Training. Foto: IBC

Pada kegiatan tersebut turut pula hadir Kepala BPJamsostek Kantor Cabang Makassar yang pada kesempatannya menyampaikan beberapa pesan dan sosialisasi manfaat program jaminan sosial yang di tangani oleh BP Jamsostek itu sendiri.

Selain itu direktur kaukus pemerhati jaminan sosial Aqrama Wardana juga turut hadir dan sangat mengapresiasi kesadaran anggota HMI serta seluruh pelaksana kegiatan yang sadar akan pentingnya jaminan sosial terkhusus jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Poempida Hidayatullah karena telah menyempatkan waktunya hadir ke Makassar di sela kepadatan agenda dan jadwalnya.

“Ini sudah keberapa kalinya Bapak Poempida merelakan waktunya hadir di Makassar, saya rasa ini preseden baik bagi beliau, terlebih kepeduliannya kepada para tenaga kerja harus di apresiasi, saya yakin BP Jamsostek dalam pengawasan Bapak Poempida dapat bekerja dalam akselerasi yang maksimal,” ucap Aqrama.

Di konfirmasi di tempat, Ketua Koordiantor Komisariat HMI Universitas Muslim Indonesia, Amin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi pada kegiatan tersebut, khususnya BP Jamsostek dan Bapak Poemoida Hidayatullah.

“Ini bentuk kerjasama awal yang baik antara BP Jamsostek dan HMI Korkom UMI, semoga kedepannya kita dapat merawat kerjasama yang baik ini,” ungkap Amin.

Di konfirmasi terpisah, koordinator steering, Abdul Rizal menyatakan bahwa pada kegiatan LK2 ini diharapkan peserta dapat menyadari perannya dalam penyusunan regulasi yang berkemanusiaan. Hal tersebut harus diterapkan dalam seluruh prinsip gerak HMI.

Dia menambahkan contoh kecilnya dapat kita lihat pada pada kegiatan ini, dimana seluruh peserta dan panitia serta jajaran steering commite telah di daftarkan sebagai peserta BPU BP Jamsostek sebagai bentuk kepedulian penyelenggara kegiatan terhadap keselamatan dan standar jaminan sosial para peserta dan penyelenggara.

Kegiatan tersebut di tutup dengan penyerahan plakat terima kasih dan kartu Kepesertaan BP Jamsostek secara simbolis kepada Peserta Kegiatan Intermediate Training atas nama Hidayati Murni asal HMI Cabang Padang.

Penulis : DDG|Editor : SD