IBC, TERNATE – Hendak menjadi kaya raya melalui berbagai cara, nasib sial di alami oleh Ramlan H. Hi. Abdurahman pria asal Dufa-Dufa ini harus berhubungan dengan pihak berwajib.

Kejadian ini dialami karena yang bersangkutan pada Jumat (29/11/2019) pukul 14.00 dibekuk tim Operasi Pekat Kieraha Polda Malut karena menerima informasi dari masyarakat bahwa ada perjudian jenis togel di lingkungan Dufa-Dufa.

Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan mengatakan setelah menerima informasi tersebut tim bergerak cepat ke sasaran.

“Setelah tiba di sasaran tim menemukan sekelompok orang berkumpul dan langsung dilakukan penggrebekan dan menemukan Barang Bukti 1 bh HP Nokia, 1 bh HP Samsung, 1 bh kalkulator, 1 bh buku rekapan, 2 lmbar Shio, 1 bundel Rekapan, uang tunai Rp.6.796.000,” ujar Adip di ruang kerjanya, Ternate, Senin (2/12/2019).

Lanjut Adip mengatakan, jam 17:00 WIT tim penegak hukum ops pekat kieraha telah dilakukan penyelidikan dan penyidikan dugaan TP. Judi Togel.

“Tersangka akan dikenakan pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun atau denda paling banyak 25 Juta Rupiah,” jelas Adip.

Lebih lanjut Adip membenarkan Tempat Kejadian Perkara di Kelurahan Dufa-Dufa.

“Penyidik satgas gakkum menetapkan 1 orang sbg TSK dgn identitas nama Ramlan H. Hi. Abdurahman alias aba (34) beralamat di Kelurahan Dufa2 Kecamatan Ternate Utara,” ungkapnya

Tidak hanya itu, Adip menyebutkan ada Saksi yang telah di BAP sebanyak 13 orang.

“Diantaranya M. Rivaldi, Said Fabanyo, Joni F.Masi, Nyong Adinsi, Iwan La Ode, Akmal Lumakapul, Jamal Robo, Sujitno Limatahu, Man Rauf, Ilin Lamato, Sain Sangadji, Faruk, Umar Buton,” pungkasnya.

Penulis : GM|Editor : YES