IBC, Tuban—Kejahatan narkotika merupakan kejahatan luar biasa dan penanganannya juga harus dilakukan secara serius. Sebabnya, kejahatan tersebut dapat menggerogoti kehidupan berbangsa. Bahkan, narkoba dianggap akan menjadi ancaman terbesar terhadap bonus demografi pada 2030 mendatang.

Berkaitan dengan hal itu, Bupati Tuban, Fathul Huda, menilai bahwa keberadaan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Tuban semenjak tahun 2018 lalu telah memunculkan optimisme, khususnya berkaitan dengan pencegahan dan peredaran narkoba di Kabupaten Tuban.

“Upaya memerangi Narkoba harus mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat Tuban,” ujar dia saat menerima kunjungan Kepala BNN Pusat, Komjen Pol Heru Winarko di Kompleks Pendopo Krido Manunggal, Tuban, Senin (23/12/2019) malam.

Huda menyatakan, ke depan Pemerintah Kabupaten Tuban akan menyediakan lahan untuk pendirian kantor baru BNNK di Tuban. Hal itu dalam rangka membangun sinergi untuk mewujudkan generasi muda yang berakhlak dan berkarakter.

Ia berharap, BNNK Tuban dapat segera melakukan pembangunan secara permanen sehingga dapat membantu optimalisasi kinerja. “Kami juga menyampaikan apresiasi atas kinerja BNNK Tuban dalam menjalankan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Tuban,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Pusat, Komjen Pol Heru Winarko menambahkan, pembangunan kawasan industri di Tuban harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Pasalnya, kehadiran industri akan membawa dampak budaya baru.

Ia mengungkapkan, saat ini angka penyalahgunaan narkoba di Jawa Timur mencapai 2,1 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan nasional.

“Oleh karena itu, BNNK Tuban bersama instansi terkait harus melakukan langkah-langkah pencegahan,” kata dia.

Penulis: RH/Editor: HK