IBC, JAKARTA – Direktur Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri  DR. Safrizal melakukan monitoring dan asistensi penanganan banjir di Jakarta. Kemendagri bekerja 24 jam untuk memantau banjir.

“Bersama Direktur Kedaruratan BNPB, kami memonitor pelaksanaan Pusdalops BPBD Jakarta dan mengadakan briefing singkat langkah penanganan,” kata Safrizal, Rabu (1/1/2020).

Safrizal menuturkan sebelumnya pihaknya sesuai dengan instruksi Mendagri Tito Karnavian untuk memonitor, proses di berbagai proses evakuasi seperti di Jagakarsa Jakarta Selatan yang berhasil mengevakuasi  34 KK yg berhasil di evakuasi.

“Pukul 21,30 Wib  kami bersama Gubernur Jakarta Anies memonitor langsung ketinggian pintu air Manggarai dan melihat proses pembersihan pintu air dari sampah,”  pungkasnya.

Banjir di awal tahun baru 1 Januari 2020 yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya menyebabkan korban, kerusakan dan kerugian harta benda.

Data BNPB menemukan ada 9 korban meninggal dunia karena bencana banjir dan tanah longsor. serta tersentrum listrik.

BMKG memprediksi masih terjadi hujan pada hari ini sehingga masih mungkin terjadi banjir lagi. BNPB menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah yang potensi banjirnya akan meningkat agar evakuasi ke tempat aman terlebih dahulu.

Penulis : AI|Editor : SD