IBC, MERANTI – Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti (IPMK2M) di Pekan Baru, mendesak Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, M. Tartib untuk memberikan klarifikasi terkait pernyataannya disalah satu Media Online, yang menuding Mahasiswa ikut bekerja sebagai tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (6/1/12/2020).

Sebagaimana disampaikan Ketua IPMK2M kepada wartawan, bahwa pernyataan M. Tartib itu sudah menyinggung nama baik mahasiswa, dan pihaknya berharap kepada yang bersangkutan dapat memberikan klarifikasi, atau memberikan pembuktian kebenaran pernyataannya itu.

“Saya sebagai ketua mahasiswa sangat menyesali pernyataannya, dan mahasiswa mana yang dimaksudnya itu, karena kawan-kawan kita yang ke Pekan Baru dalam kontek menuntut ilmu, kalau memang benar ada, beliau juga harus bisa menunjukan mahasiswa yang dimaksud itu apakah reguler atau non reguler. Kalau honorer itu bekerja sambil kuliah maka sah-sah saja, tetapi bukan langsung menuding mahasiswa bekerja sebagai tenaga honor,” ujar Zuriyadi Fahmi.

Lebih jauh Zuriyadi menegaskan ketidak terimaannya atas tudingan yang diduga tidak mendasar itu, menurutnya pernyataan seperti ini jika menjadi suatu kendala dan hambatan dalam pemerintahan, mengapa tidak diungkapkan jauh sebelum hari ini, atau pada periode pertamanya sebagai wakil rakyat.

“Pernyataan seperti ini kenapa baru sekarang diungkapkan, sedangkan dia sudah menjabat dua periode, jadi kemana dia diperiode sebelumnya, atau ada apa dengan pernyataanya. Untuk itu saya menanyakan kemana kontrolnya selama ini, dan saya menilai dia gagal pada periode pertamanya,” ucapnya.

Selain itu IPMK2M juga mendesak M. Tartib dapat menunjukkan data serta memberikan klarifikasi ketidakbenaran pernyataannya itu dalam tempo waktu 3 x 24 jam, dan jika permintaan ini diabaikan mereka berjanji akan mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), terkhusus menemui M. Tartib diruangan Komisi 1.

“Untuk itu kita atas nama mahasiswa menuntut Tartib dapat menunjukkan data, yang dikatakannya itu, dan dalam waktu 3×24 jam dia harus memberi Klarifikasi kepada mahasiswa, dan bila itu tidak dilakukan kita pastikan akan mengruduk Kantor DPRD untuk menemui M. Tartib,” tegas Zuriyadi.

Hingga berita ini diterbitkan M. Tartib belum juga membalas pesan Whatsapp pewarta saat dimintai konfirmasinya terkait hal tersebut.

Penulis : NRD|Editor : YES