IBC, MALUT – Lutfi Abdulah Pemilik Akun Facebook Event Phatet dan Samsudin Soleman Pemilik Akun Facebook Izam Albani dipolisikan LSM-Halemayora Centre dan Lembaga JPKP Wilayah Maluku Utara.

Hal ini dilakukan oleh Ketua Yusri Arsad dikarenakan kedua orang tersebut diduga kuat melakukan pencemaran dan penghinaan melalui akun Facebook yang ditujukan pada Organisasi LSM-Halemayora Centre, berkedudukan di jalan Trans Halmahera Sofifi, Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan, pada Senin 7 Januari 2020 kemarin.

Yusri selaku Ketua LSM-Halemayora Centre, Rabu (8/1/2020) bersama pengurusnya, dan Lembaga JPKP Wilayah Maluku Utara mendatangi Kepolisian Sektor (Polsek), Kecamatan Oba Utara, guna melaporkan secara resmi saudara Lutfi Abdullah dan Samsudin Soleman yang diduga kuat sebagai pemilik akun Facebook tersebut.

Status FB milik Event Patens

“Mereka berdua yang mana dalam postingan akun Even Phatet menuliskan pada akunnya bahwa “Lembaga Swadaya Masyarakat Halemayora Centre abal-abal, perkumpulan aktivis dan politisi sarampa dan mandul,” begitu juga Akun Izan Albani, yang menulis pada dinding postingan akun facebooknya, “Audance Posisi…… Cehhhhhhh …..Nyinga Raka….. memang karbitan ini susah juga,” ujar Arsad menirukan status FB itu.

Status milik Izam Albani

Dari kata -kata ujaran kebencian diatas Arsad bilang ini adalah suatu tindakan pencemaran, Fitnah dan penghinaan terhadap lembaga.

“Kami tetap akan melakukan proses hukum sebagaimana ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Ketua Wilayah JPKP Maluku Utara, Robertus MKB Sinaga, menyampaikan, bahwa foto yang diunggah pada postingan akun Facebook Event Phatet juga ada pengurus DPW JPKP Maluku Utara dalam unggahan foto diakun tersebut.

“Kami tidak menerima baik, kami sebagai lembaga yang bermitra dengan masyarakat tentunya kami tidak menerima baik postingan akun tersebut dengan tulisan postingan yang menurut kami itu adalah penghinaan, dan laporan resmi ini juga kami sudah sampaikan pada Dewan Pimpinan Pusat JPKP untuk ditindak lanjuti di Mabes Polri,” tandasnya.

Tidak sampai disitu saja dugaan pencemaran ini juga telah sampai di telinga Alan Ilyas selaku Dewan Pembina LSM-Halemayora Centre, ia mengecam keras postingan itu, dan berkoordinasi dengan Kapolda Maluku Utara agar segera mempercepat proses hukum atas kedua pemilik akun itu.

“Kami telah laporkan melalui Polsek Oba Utara, kedua orang ini harus diproses segera, dan kami tetap mengawal laporan ini sampai tuntas, serta laporan resmi atas dugaan penghinaan kedua akun itu telah dilaporakan pada tanggal 8 Januari 2020, yang menerima laporan Bripka Ismat Karim dengan Nomor Penerimaan Laporan No. STPL/82/I/2020/Malut/Polres Tikep/Polsek Oba Utara,” tutup Alan.

Penulis : GML|Editor : YES