IBC, SURABAYA – Dalam kunjungan kerjanya di Surabaya, Jawa Timur Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dihadapan Pemerintah Provinsi se-Jawa Timur mengatakan, bahwa KPK berkomitmen untuk mewujudkan empat tujuan negara.

“Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut aktif memelihara perdamaian dunia,” ujar Firli dalam acara Rapat Koordinasi dan Sinergi Penyelenggaraan Pemerintahan se- Provinsi Jawa Timur, di Convention Hall Grand City, Surabaya, Kamis (9/1/2020).

Berkenaan dengan itu lanjut Firli, maka ada lima program nasional yang harus kita amankan semua karena itu adalah dalam rangka mewujudkan tujuan negara.

“Perlunya sinergi dengan aparat penegak hukum lain terkait dengan pencegahan korupsi, maka KPK harus bersinergi dengan Kejaksaan Agung dan Kepolisian negara republik Indonesia, dan lebih khusus lagi dalam rangka upaya-upaya pencegahan dan sosialisasi akan pencegahan tindak korupsi,” pungkas Firi di Acara bertema, Mewujudkan pemerintahan yang aman, tertib dan akuntabel dalam mempercepat kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu di tempat yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa pemerintah Provinsi Jatim menggeber program salah satunya, prioritas pengembangan infrastruktur di Jatim.

Karena lanjut Khofifah, program tersebut berdampaik besar pada pertumbuhan ekonomi di daerah dan Jatim. “Ada tiga program prioritas bidang infrastruktur, yakni kawasan strategis Nasional Metropolitan Gerbang Kertosusila (GKS), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Bromo-Tengger-Semeru ((BTS), serta Kawasan Selingkar Wilis (KSW).

“GKS, BTS dan KSW memang merupakan program prioritas. Namun pemprov Jatim tidak lupa dengan program lain yang sudah direncanakan. Semua tetap dijalankan, hanya tiga, program ini diutamakan karena membawa dampak yang global,” terang Khofifah dihadapan para pejabat se-Provinsi Jatim.

Hal itu dilakukan menurut Khofifah, cara tersebut diyakini mampu mendongkrak roda perekonomian di daerahnya. Ia mencontohkan kawasan GKS atau Gerbangkertosusila, yang meliputi Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoardjo dan Lamongan.

“Program utamanya menguatkan konektivitas infrastruktur antar daerah. saya yakin infrastruktur akan menguatkan daya saing manufaktur dan perdagangan di daerah yang dilewati,” tutup mantan Menteri Sosial ini di era Presiden Jokowi periode pertama.

Laporan RK|Editor : YES