IBC, JAKARTA – Perjuangan presiden Joko Widodo melawan isu Uni Eropa terkait kelapa sawit (CPO) yang mengatakan bahwa Minyak Kelapa Sawit tidak ramah lingkungan. Terkait hal itu Jokowi menulis di twitter resminya @jokowi bahwa persoalan isu tersebut bentuk perang bisnis antarnegara.

“Indonesia memiliki 13 juta ha (hektar) kebun kelapa sawit dengan produksi 46 juta ton per tahunl. Uni Eropa memunculkan isu bahwa minyak kelapa sawit (CPO) tidak ramah lingkungan,” tulis Presiden.

Lanjutnya menulis di twitternya, ini soal perang bisnis antarnegara saja karena CPO bisa lebih murah dari minya bunga matahari mereka.

“Jalan keluarnya ada, CPO kita pakai lebih banyak untuk domestik, jadi campuran biodiesel melalu programa. B20,dan kini B30,” cuitnya.

Selain itu sambung Presiden Jokowi, bahwa komoditas lain seperti nikel, bauksit, timah, batu bara, dan kopra menyusul. “Kita tidak akan ekspor mentah, tapi dalam bentuk jadi atau setengah jadi,” pungkas cuitnya.

Penulis : ZK|Editor : DB