IBC, JAKARTA – Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Republik Rakyat Tiongkok (China) yang berdampak dengan perekonomian dunia akan segera berakhir. Pasalnya Presiden Trump dan Wakil Perdana Menteri China Liu He melakukan pertemuan di Washintong, Rabu, (15/1/2020) kemarin.

Lantas apa yang disepakati oleh kedua negara tersebut?

Berdasarkan pemberitaan media Amerika gzeromedia.com bahwa Presiden Trump dan Wakil Perdana Menteri China Liu He melakukan pertemuan dengan agenda akan menandatangani kesepakatan kerjasama perdagangan, di Washington pada hari Rabu 15 Januari 2020.

Namun kata pemberitaan itu menyebutkan bahwa Rincian lengkapnya masih suram, tetapi ini yang disebut kesepakatan “fase satu” antara dua ekonomi terbesar dunia yang diharapkan untuk dimasukkan.

“China akan berkomitmen untuk membeli miliaran dolar minyak, mobil, pesawat terbang, produk pertanian, dan barang-barang lainnya selama beberapa tahun ke depan,” tulisnya.

Selain itu China juga akan berjanji untuk melindungi kekayaan intelektual dan rahasia teknologi perusahaan-perusahaan AS dengan lebih baik.

Sementara itu AS akan menghentikan putaran tarif impor berikutnya yang dijadwalkan dan mengurangi beberapa pungutan lain yang diberlakukan pada bulan September menjadi setengahnya.

“Ini telah menghapus Cina dari daftar “manipulator mata uang” minggu ini menjelang upacara penandatanganan, suatu isyarat niat baik yang penting bagi Beijing,” sebutnya lagi.

Menurutnya, Kedua negara juga mungkin setuju untuk memulai pembicaraan tentang kesepakatan “fase dua” yang lebih besar akhir tahun ini, tetapi penyelesaian kesepakatan itu tidak mungkin sampai setelah pemilihan AS 2020.

Selanjutnya>>>