IBC, TERNATE – Bakal Calon Wali Kota periode 2020-2024 Marlisa Marsaoli melakukan penyampaian Visi dan Misi dihadapan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Maluku Utara, di Aula Grand Dafam, Kota Ternate, Kamis (16/1/20/20).

Marlisa Masyraoli mengatakan, saat ini ia sudah mengikuti mekanisme yang diajukan partai Golkar, “Tinggal bagaimana mekanisme selanjutnya itu nanti kita tunggu perkembanganya,” ujar Marlisa kepada wartawan di Ternate, Kamis (16/1/2020).

Lebih lanjut ia memaparkan, bahwa PDIP sudah memiliki 3 kursi, dan dirinya hanya membutuhkan kursi dari partai Golkar, yang saat ini mengantongi 3 kursi, sehingga bisa menjadi persyaratan sebagai calon Wali Kota Ternate.

“Untuk partai yang lain kami juga terus melakukan komunikasi politik, semua partai sudah saya lakukan komunikasi, tinggal kembali ke internal partai tersebut yang nantinya memberikan rekomendasi kepada siapa,” papar Marlisa.

Sambung Marlisa, terkait Visi dan Misi, ia lebih fokus pada pembangunan seperti melakukan pemerataan pembangunan, karena untuk Kota Ternate dalam sektor pembangunan belum terjadinya pemerataan.

“Pembangunan lebih di fokuskan pada Ternate Tengah sehingga di wilayah lain terimarjinalkan seperti Batang Dua, Moti, Hiri. Sehingga perkembangan ekonomi di wilayah yang berada di luar kota Ternate tidak mengalami perkembangan. Ini menjadi titik fokus program kami kedepan,” jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan, ada program kesehatan yang difokuskan oleh nya, yakni pada pembangunan fasilitas Puskesmas.

“Seperti ruang perawatan yang terbatas, alat perawatan, dan tenaga medis yang masih kurang, sehingga terjadi proses perawatan yang baik agar masyarakat merasa puas,” tutur Marlisa.

Selain itu Marlisa juga menyoroti program pertanian yang tidak terlalu menjadi prioritas dalam programnya.

“Karena kota Ternate memiliki wilayah daratanya cukup sedikit sehingga menjadi kendala bagi kami dalam sektor pertanian, tetapi kami juga akan mendorong peningkatan pertani seperti Kepulauan Moti, yang beberapa tahun kemarin melakukan panen bawang yang luar biasa, ini harus terus di kawal agar petani tidak putus asa. Disini peran pemerintah itu sangat penting,” tegasnya.

Selanjutnya Marlisa juga menyinggung salah satu masalah sosial menjadi prioritas dalam program yaitu persoalan anak jalan yang melakukan rutinitas setiap hari di wilayah pasar dan sekitarnya.

“Kedepannya kami akan merumuskan satu program yang di mana bisa mengakomodir mereka agar tidak terjadi seperti sekarang. Apabila saya terpilih sebagai Wali Kota Ternate,” janjinya.

Namun demikian, ia berharap sejarah akan terulang kembali pada tahun 2009-2010. “Di mana partai Golkar dan PDIP berkoalisi, dan mengusung Burhan Abdurahman-Arifin Jafar, sehingga terpilih sebagai Wali Kota Ternate,” tutup Marlisa sambil berharap.

Penulis : Samsudin|Editor : YES