IBC, SULA – Warga kesal dan marah terhadap kinerja Kepala PLN Ranting Sanana akibat pemadamkan listrik di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara kian tak teratasi.

Hampir setiap hari terjadi pemadaman listrik. Hal ini tentu sangat merugikan konsumen, sebab pemadaman yang terjadi secara tiba-tiba dapat merusak barang elektronik rumah tangga, bahkan dapat menggangu pelayanan publik di Kabupaten Kepulauan Sula.

Kali ini kritik dari Amirudin Yakseb salah satu Akademisi dan Praktisi Hukum mengatakan, bahwa PLN sebagai satu-satunya BUMN yang menyelenggarakan usaha pada bidang ketenagalistrikan khusus di Kabupaten Kepsul harus memberikan layanan maksimal.

“PT PLN Persero Kepsul harus memberikan pelayanan yang maksimal, sebab akhir-akhir ini pemadaman semakin manjadi-jadi,” ungkap Amir sapaan akrab dari Amirudin Yakseb melalui selularnya, Jumat (17/1/2020).

Baca Juga :

Bahkan tambah Amir, pemadaman listrik di Kepsul juga tanpa pemberitahuan kepada warga. “Ini tanpa ada pemberitahuan, tiba-tiba listrik mati,” sambungnya.

Amir juga meminta dengan tegas kepala PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, harus memperhatikan kondisi pemadaman listrik di Kepulauan Sula.

“Saya minta ketegasan kepala PT. PLN ranting Sanana harus diganti sebab dinilai tidak mampu mengelola dan memberikan pelayanan terhadap konsumen dengan baik,” tutup Amir

Penulis : Havid|Editor : YES