IBC, SERANG – Sampah yang selama ini dianggap kotor dan menjijikkan, ternyata memiliki nilai ekonomis seperti yang sedang dilakukan Pemkot Serang dengan membuat sampah menjadi karbon dan bensin baik itu solar maupun pertalite.

Hal itu bertujuan untuk meminimalisir peredaran sampah di Ibukota Provinsi Banten ini dengan mendatangkan mesin karbon Win-CT Gen 3 dari Provinsi Aceh.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang Ipiyanto mengatakan untuk sementara ini diakukan uji coba dulu untuk melakukan praktek penanganan sampah di Kota Serang selama enam bulan.

“Setelah melihat hasil dan produk yang dihasilkan, kita akan melakukan kerjasama dan akan kita tempatkan di beberapa kelurahan sebanyak 30 unit sampai 36 unit sesuai jumlah volume sampah,” katanya, di Serang, Jum’at (17/1/2020).

Untuk produksi sendiri, dalam kurun waktu sehari bisa mencapai 10 ton sampah yang di produksi dan menghasilkan karbon serta bahan bakar minyak.

“Hasilnya karbon akan dijual karena prinsipnya kita ingin bernilai ekonomis dan harapan kedepan jumlah volume sampah tidak ada sama sekali di Cilowong ini,” ujarnya.

Wali Kota Serang Syafrudin menuturkan dengan tekhnologi yang luar biasa ini berharap keberadaan sampah bisa sedikit terurai.

“Mesin ini bisa menghasilkan asap cair, karbon dan bahan bakar bisa juga untuk mengolah air lindih dan air bersih bahkan untuk diminum,” tukasnya.

Penulis : RZK|Editor : SD