IBC, JAKARTA – Trending Topic, tagar ‘Dosa Demokrat’ gempar di twitter Indonesia, Sabtu (18/1/2020), dan hingga berita ini diterbitkan tagar tersebut berjumlah 16,1 Ribu Tweet.

Entah apa yang mengawali gerakan tagar ‘Dosa Demokrat’, namun setidaknya, akun bernama Rizma Widiono @RizmaWidiono menulis di twitternya, “Keterlibatan Ibas, dalam pusaran korupsi proyek Hambalang, tidak luput dari perhatian,” tulis akun itu.

Berbeda dengan akun bernama Aprilia @ApriliaLin yang berkicau tentang Gank Cikeas yang mengatakan, “SBY, Gank Cikeas dan SKANDAL JIWASRAYA, Sebuah Utas, By Andi Setiono Mangoenprasodjo,” kicau Aprilia.

Sementara itu akun Chusnul Chotimah @CH_Chotimah yang mengutip bahasa dari media online inews.id, menulis, “Ibas soal KPK: tak boleh dilemahkan tapi jgn terlalu kuat. Emang knp kalo terlalu kuat, takut dosa demokrat yg lain terungkap ya mas?” tanya Chusnul singkat.

Senada dengan Chusnul, akun dengan nama Den mas Pupunk @arjuno_ireng01, “Anas: Hanya SBY dan Ibas Tak Bisa Diperiksa KPK!!! Pertanyaannya apakah Dosa Demokrat di masa lalu bisa di ungkap kembali??? Silahkan RT&LIKE dan Komennya bila setuju ‘Dosa Demokrat’ di masa lalu di Periksa,” ajak @arjuno_ireng01.

Selain itu ada hal yang menarik dari cuitan akun Indonesia Maju @BadjaNuswantara yang mengatakan, ada perbedaan antara Partai Demokrat dan PDI Perjuangan saat berkuasa.

Menurutnya masyarakat harus tahu bahwa ketika Partai Demokrat berkuasa Blok Cepu bisa lepas. Sedangkan PDI Perjuangan berkuasa dapat mengembalikan 3 tambang besar.

“Masyarakat harus tahu beda saat Demokrat dan PDIP berkuasa. Demokrat berkuasa Blok Cepu lepas. PDIP berkuasa 3 tambang besar kembali kepangkuan NKRI,” lanjutnya, “Lemah tdk punya nyali thd asing jd catatan dosa demokrat,” akhir kicaunya.

Penulis : FA|Editor : DB
Copy Editor : AS
Foto : Capture