IBC, MAGETAN – Kejaksaan Negeri Magetan, Jawa Timur menggeledah kantor Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Jawa Timur. Selain menyita beberapa berkas dan stempel, penyidik juga menyegel sejumlah bangunan proyek fiktif untuk melengkapi prsoes penyidikan kasus dugaan korupsi anggaran dana desa, seperti dilansir situs resmi Kejaksaan Agung RI, Senin (20/1/2020).

Tim dipimpin Kasi Pidana Khusus Kejari Magetan Agus Zaini, dari satuan khusus pemberantasan korupsi Kejari Magetan, menggeledah beberapa ruang dan meja kerja perangkat desa. penggeledahan kantor Desa Baleasri ini sebagai tindak lanjut penyidikan kasus dugaan korupsi dana desa anggaran tahun 2017 dan 2018.

Dari sejumlah ruang kerja perangkat desa petugas menyita beberapa dokumen, kwitansi, dan setempel. Kasi Pidsus Kejari Magetan Agus Zaini mengatakan diduga ada beberapa stempel yang sengaja dibuat sendiri yang bertujuan untuk manipulasi bukti pembelian barang pada beberapa proyek pembangunan fisik.

Tim penyidik menyegel dua bangunan fisik milik pemerintah Desa Baleasri yakni bangunan kamar mandi yang diduga bermasalah karena dalam SPJ bangunan sudah rampung namun kenyataannya bangunan belum selesai.

Selain itu, tim juga menyegel sebuah lahan yang dalam laporan SPJ tahun anggaran 2017 dan 2018 dibaut talut namun di lapangan tidak ada bukti fisik sama sekali.

Tim penyidik meninggalkan kantor Desa Baleasri membawa dua koper besar yang berisi sejumlah barang bukti untuk memperkuat hasil penyidikan.

Penulis : FA|Editor : DB