IBC, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Intan Fitriana Fauzi meminta pemerintah melakukan langkah antisipasi terhadap penyebaran wabah Pneumonia yang ditemukan pertama kali di China. Pasalnya wabah tersebut sudah tersebar dengan cepat di beberapa negara.

“Merebaknya wabah penyakit Pneumonia perlu diantisipasi pemerintah dengan upaya nyata atau konkrit. Salah satunya dengan melaksanakan secara ketat Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan,” kata Intan melalui siaran persnya, Senin (20/1/2020).

Menurut politisi Fraksi PAN ini, penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan perlu diperketat di pintu masuk seperti pelabuhan, bandara juga daerah-daerah perbatasan. Selain itu sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat tentang gejala serta bahaya dari virus ini juga perlu dilakukan.

“Meski virus ini belum menyebar di Indonesia, pemerintah serta otoritas terkait perlu melakukan upaya pencegahan dini. Pengaktifan Kantor Kesehatan di pelabuhan, bandara, pos lintas batas negara harus diperketat dalam mengawasi dan mengantisipasi penyebaran virus radang paru-paru dari China ini,” ujarnya.

Selain itu, kata Intan, Pemerintah juga perlu mengaktivasi alat pemindai suhu tubuh atau deteksi suhu badan. Jika ternyata, suhu tubuh diatas ambang batas normal maka harus segera dilakukan karantina terhadap penumpang.

“Hal ini penting untuk mencegah penyebaran virus. Jangan sampai lengah seperti kasus Flu Burung beberapa tahun yang lalu yang mewabah secara luas di Indonesia,” papar legislator dapil Jawa Barat VI ini .

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada pada penularan virus tersebut. “Saya kira, kita semua patut mewaspadai serta memberikan perhatian ekstra terhadap penyebaran virus ini. Sebab infeksi radang paru dapat menular dari orang ke orang lainnya melalui udara,” pungkasnya.

Penulis : FA|Editor : DB