IBC, BANDUNG – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Selly Andriany Gantina berkunjung ke Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDS) Wyata Guna Bandung, Sabtu (1/2/2020).

Kedatangannya guna bertemu para warga penerima manfaat, sekaligus mendengarkan langsung curahan hati mereka terkait masalah pengusiran yang sempat ramai beberapa waktu lalu.

Duduk lesehan di ruangan tempat mereka tinggal, Selly berdialog langsung mengenai keluh kesah penyandang disabilitas penerima manfaat. Dia ditemani koleganya yang juga Anggota Komisi VIII, Diah Pitaloka.

Selly menyampaikan, perubahan status panti menjadi balai adalah peningkatan layanan yang penting untuk didukung dan diawasi bersama.

“Perubahan menjadi balai itu seperti perubahan dari poli menjadi universitas, tempat dimana kita bisa meningkatkan skill dan kemampuan kita untuk menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Melihat interaksi para penyandang disabilitas, Selly menilai, mereka memiliki potensi yang besar jika digali optimal. Terlebih dengan pendampingan yang berkualitas.

“Saya seperti menemukan mutiara di sini. Saya lihat sendiri bagaimana banyak anak-anak berbakat yang perlu didukung dengan pendampingan yang berkualitas,” ujar politisi PDI Perjuangan dari Dapil VIII Jawa Barat itu.

Selly akan segera meminta pihak balai untuk segera merealisasi penambahan fasilitas untuk mendukung pengembangan potensi penghuni balai. Sehingga kaum disabilitas di sana bisa berkembang dan maju.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi bagi semua pihak yang sudah bersikap tenang menyikapi dinamika yang sempat panas beberapa waktu yang lalu.

“Setelah melihat langsung, saya rasa Kemensos sudah cukup bijak dengan mengajak kembali teman-teman disabilitas kembali ke dalam balai ini,” katanya.

Politisi perempuan yang pernah menjabat wakil bupati Cirebon itu berharap, suasana kekeluargaan yang sudah terbangun di BRSPDS Wyata Guna Bandung bisa terus dijaga. “Agar memberikan rasa nyaman bagi semuanya,” pungkasnya.

Penulis : AI|Editor : SD