IBC, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya KH Salahuddin Wahid, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, yang juga merupakan tokoh bangsa.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya atas nama pemerintah, negara, dan seluruh masyarakat Indonesia menyampaikan dukacita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Bapak KH. Dr. Ir. Salahuddin Wahid atau biasa dipanggil Gus Sholah,” kata Jokowi di rumah duka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin, (3/22020).

Kepala Negara menyebut semasa hodupnya almarhum merupakan cendekiawan muslim yang menjadi panutan masyarakat. Jokowi juga mengatakan, rakyat Indonesia sangat kehilangan atas kepergian almarhum.

“Semoga semua amal baik Gus Sholah diterima di sisi Allah SWT, husnul khatimah, dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” ucap Jokowi.

Jokowi menyampaikan memiliki kenangan khusus atas kiprah almarhum semasa hidup. Menurutnya, Gus Sholah akan selalu dikenang sebagai tokoh yang gigih dan peduli persatuan bangsa.

“Dia banyak membahas tentang keislaman dan keindonesiaan. Saya kira hal-hal yang berkaitan dengan Islam dan kebangsaan sering disampaikan kepada saya,” sebutnya.

Perlu diketahui Gus Sholah, sapaan akrab almarhum, putra pahlawan nasional KH Wahid Hasyim sekaligus adik kandung dari Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid, berpulang di usia 77 tahun di Rumah Sakit Harapan Kita sekira pukul 20.55 WIB.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Presiden tiba di rumah duka sekira pukul 07.34 WIB pada Senin pagi, 3 Februari 2020 dan diterima langsung oleh Irfan Asy’ari Sudirman Wahid. 

Tampak hadir juga di rumah duka mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma’ruf.

Penulis : FA | Editor : YES