IBC, JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Hasbi Jayabaya memberikan apresiasi pada Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Rabu (5/2/2020). Dalam Rapat Dengar Pendapat tsb Menteri Sosial menyampaikan bahwa Tahun Anggaran 2020 Kemensos melakukan efisiensi Anggaran hingga 1,33 Triliun rupiah.

Efisiensi tersebut selain didapat dari Program Bansos yang dimaksimalkan tepat sasaran, juga didapat dari pemangkasan Belanja internal Kemensos. Hasil efisiensi anggaran itu digunakan oleh Kementerian Sosial untuk di realokasi pada program lain yang bertujuan meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menanggapi laporan Menteri Sosial tersebut, Hasbi Jayabaya memberikan apresiasinya. “Saya rasa ini adalah salah satu terobosan brilian dari Kementerian Sosial ya, mengingat paparan tadi jelas bahwa realokasi anggaran itu digunakan untuk memberikan support lebih pada pemberdayaan rakyat, dari yang sebelumnya berbasis bantuan. Kita dukung pasti. Yang terpenting, kita juga pastikan bahwa layanan dasar dari Kemensos harus tetap prima, mengingat mereka mengurusi rakyat kecil” ujar legislator asal Banten ini.

Hasbi juga menambahkan, bahwa skema pemberdayaan sosial dari Kementerian Sosial akan diarahkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat secara komunal atau berkelompok.

“Rencana dari Kemensos kan ada pemberdayaan sosial yang mencakup kelompok masyarakat, tujuannya biar yang sejahtera itu juga kelompok. Kalau program pemberdayaan lewat Mekaar maupun KUR ini kan sifatnya gotong-royong, jadi harapannya juga bs berdampak ke peningkatan ekonomi di tingkat regional,” tambahnya.

Untuk diketahui, Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR-RI dengan Kementerian Sosial itu bertujuan untuk membahas anggaran tahun 2020. Setelah mendengar masukan dari Anggota Komisi VIII DPR-RI, Menteri Sosial mengesahkan usulan Anggaran 2020 tersebut.

Penulis : AI|Editor : SD