IBC, TALIABU – Sejumlah penerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sahu Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara dinilai tidak tepat sasaran. Hal ini terjadi karena masyarakat yang menerima bantuan PKH didominasi oleh kalangan yang masih mampu.

Secara faktual yang terlihat dari program tersebut banyak tanggapan stigma dikalangan masyarakat.

“Seharusnya penerima bantuan yang dicanangkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) itu tidak layak diberikan kepada orang yang mampu, apalagi ada diantara penerima yang masih berusia muda, sedangkan mayoritas masyarakat lansia yang layak untuk mendapatkan bantuan tersebut enggan untuk disentuh,” ungkap salah satu warga yang enggan namanya di publikasi, Jum’at (7/2/2020).

Warga tersebut melanjutkan masyarakat masih banyak yang pantas membutuhkan bantuan tersebut.

“Di masyarakat ini masih banyak yang pantas membutuhkan bantuan itu, apalagi ada yang sudah berusia lanjut yang tidak mampu lagi untuk bekerja, kenapa bantuan tersebut tidak disalurkan kepada yang membutuhkan,” sambungnya.

Senada dengan itu Kepala Desa sahu, Kecamatan Taliabu Utara La Misran mengakui bahwa penerima PKH harus ditinjau kembali, sebab penyalurannya kepada masyarakat dinilai tidak tepat.

“Kemarin ada surat dari dinas sosial yang masuk, meminta tanggapan dari kita dengan daftar nama-nama yang di berikan itu. Jadi disitu tanggapan kita itu yang pertama perlu ada peninjauan ulang, karena ada usia usia muda yang terima, jadi harus dicek, kemudian Ada juga penerima yang punya kebun cengkeh yang luas tapi masih menerimah bantuan tersebut,” ungkap Kades kepada awak media saat dikonfirmasi.

La Misran juga menegaskan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pulau Taliabu, agar menetapkan kriteria atau syarat syarat tertentu bagi penerima bantuan PKH sehingga saat penyaluran pembagiannya benar-benar tepat pada sasaran.

“Kemudian dinas sosial harus memberikan kriteria ke Pemerintah Desa, agar kita tidak salah menetapkan wajib terima itu,” tutupnya.

Sampai berita ini di publikasi pihak Dinsos Taliabu masih dalam upaya konfirmasi wartawan kami.

Penulis  : Havid|Editor : SD