IBC, MERANTI – Kepolisian Resort Kepulauan Meranti, melalui Unit II Tipiter Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 791 batang kayu hasil olahan ilegal diperairan desa Lukit Kecamatan Merbau.

Pengamanan kayu illegal logging yang berbentuk Balok Tim tersebut berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat, bahwa adanya kapal Motor bernama Nusantara 5 yang diduga sedang melakukan muatan kayu diperairan mereka.

Sebagaimana dijelaskan Kapolres Kepulauan Meranti, Taufiq Lukman Nurhidayat kepada awak media pada jumpa pers terkait kronologis pengamanan dan tindak lanjut atas peristiwa tersebut di Selatpanjang, Senin (10/2/2020).

Atas informasi tersebut, personel Unit II Tipiter Satreskrim dan Satuan Polisi Air Polres Kepulauan Meranti bergerak langsung menuju lokasi, lalu mendapatkan tujuh ratus sembilan puluh satu (791) batang kayu berbetuk Balok Tim yang diduga hasil olahan ilegal siap diberangkat menuju pulau Batam.

“Dari pengungkapan ini kita mengamankan dua orang pelaku, diantaranya JF warga Lukit selaku pengurus, dan SP warga Karimun selaku Kapten kapal,” jelasnya kepada wartawan.

Lebih jauh Taufiq menjelaskan, JF selaku pengurus sebelumnya sempat mendatangi Kantor Polres Kepulauan Meranti, guna menunjukan dokumen berupa Nota angkutan kayu berupa kayu Mahang, yaitu merupakan kayu budi daya masyarakat.

“Meskipun sebelumnya JF menunjukkan dokumen, bahwa kayu tersebut adalah kayu budi daya masyarakat, namun setelah dilakukan pemeriksaan sample potongan kayu oleh ahli BPHP, didapati bahwa sample kayu tersebut bukan kayu budidaya masyarakat, melainkan kayu alam di mana dalam pengurusan dokumen ataupun ijin pengangkutan tidak sesuai,” terang dia.

Lanjut Kapolres atas penangkapan tersebut, akan melakukan koordinasi dengan saksi ahli, memeriksa perangkat Desa Lukit selaku penerbit dokumen nota angkutan, dan juga berkoordinasi dengan BPHP wilayah III untuk menghitung jumlah kayu dan menentukan jenis kayu, serta koordinasi dengan JPU.

Akibat perbuatannnya pelaku dapat dikenakan Pasal 83 Ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e Undang – Undang R.I No. 18 Tahun 2013, tentang Pemberantasan Perusakan Hutan Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHPidana.

Penulis : Noeradi|Editor : SD